senyum

senyum
senyuuuuuum - - - iya kamuuu - - - senyuuuuuum

Minggu, 17 Juli 2022

Aksi Nyata Modul 3 Program Pendidikan Guru Penggerak

Tidak terasa 9 bulan perjalanan Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 04 hampir menemui ujungnya, sudah sampai modul 3.3 saja, padahal rasanya baru kemarin dipertemukan dengan rekan-rekan, pendamping, fasilitator dan modul serta materi-materi yang luar biasa membuka wawasan dan benar-benar mampu menggerakkan. Satu hal yang sangat saya syukuri ada dalam Program ini adalah atmosfer belajar dan keinginan untuk membuat perubahan, energi untuk bergerak dan berdampak bagi murid. 

Jika mau dirunut dari modul 1.1 sampai 3.3 ini ada banyak sekali kisah yang bisa saya ceritakan tentang bagaimana materi di sini berhasil menggerakkan saya. Tanpa sadar, sembari mengikuti program ini, sudah beberapa webminar saya ikuti, beberapa praktik baik sudah saya adopsi, menjadi pemateri dalam komunitas Sekolah ternyata bisa saya lakukan, beberapa langkah kecil dan besar sudah saya mulai, dari diri untuk murid saya. 

Jika ditanya apa aksi nyata untuk modul 3 ini, maka Alhamdulillah sedikit-demi sedikit sudah diamalkan. Dimulai dari modul 3.1 tentang Pengambilan Keputusan, Alhamdulillah pelan-pelan saya mengambil keputusan untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, meskipun masih belum sempurna tapi saya merasa perlu untuk mengambil keputusan ini, berangkat dari keluhan murid setiap kali diminta mengumpulkan laporan praktikum, anak-anak mengerjakannya sering kali tidak serius dan asal-asalan, akhirnya saya memutuskan untuk menerapkan diferensiasi produk pada mereka, dari mereka ada yang mengumpulkan dalam bentuk video, info grafis, dan lembar kerja.

produk

produk


Selanjutnya, saya belajar untuk melakukan assasment diagnostic pada anak, dengan bertanya tentang hobinya, bertanya tentang apakah lebih senang belajar di kelas atau di luar kelas, sendiri atau berkelompok, dan saya pun pelan-pelan menyesuaikan diri di kelas mereka, membuat jadwal belajar di luar kelas, dan sesekali tidak harus melakukan praktikum secara berkelompok.

Kemudian untuk modul 3.2 tentang bagaimana mengelola aset Sekolah, saya jadi mendapatkan ide untuk pembelajaran saya, selama ini ternyata saya terlalu terkungkung pada batasan tembok dan pintu ruang kelas, padahal ada banyak aset sekolah yang bisa saya manfaatkan untuk pembelajaran saya. Saya memulainya segera sepekan setelah mendapat materi ini, saya memanfaatkan aset lingkungan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna di kelas saya. Anak - anak saya ajak berjalan ke belakang Sekolah, menyapa warga dan menemukan banyak hal baru di luar asrama mereka. Alhamdulillah

pemanfaatan aset lingkungan dalam pembelajaran

Dan untuk modul 3.3, ini yang paling menarik. Sejak awal semester, tepat setelah saya belajar modul 1 tentang filosofi pendidikan KHD, rasanya otak saya muter, berfikir, perubahan apa yang bisa saya lakukan di Sekolah saya, agar pembelajaran lebih kontekstual, tidak melulu materi, tidak membosankan, menghadirkan proyek-proyek yang anak menjadi lebih aktif, dan tentu membahagiakan buat mereka, saya memberanikan diri mengusulkan untuk memangkas jam belajar anak-anak, belajar formal cukup sampai dzuhur, setelahnya kita gunakan untuk proyek-proyek yang lebih kontekstual dan menyentuh lingkungan secara real. Alhamdulillah usulan saya disambut positif oleh rekan-rekan, wakasek kurikulum dan kepala sekolah. Kami membuat program yang kami beri judul Science and Leadership, berangkat dari goals Sekolah kami yaitu Tahfidz, Science, Leadership, dan Wawasan kebangsaan. Saat itu kami kemudian rapat bersama guru-guru untuk mengusulkan proyek sains dan leadership apa yang akan kami hadirkan. 


Semua guru menuangkan ide-idenya dalam sebuah sticky notes yang ditempel di kaca jendela ruang guru, kemudian dari semua ide itu kami pilih lagi yang paling besar manfaatnya dan paling kecil biaya/resikonya sehingga terpilihlah beberapa ide proyek yang akan digulirkan untuk anak-anak. Kalau tidak salah pada saat pendampingan ke 2 saya bercerita kepada pendamping saya tentang proyek ini, dan beliau sangat mendukung dan memberikan motivasinya untuk saya. Akhirnya program ini berjalan dan berikut dokumentasinya :


Proyek Pengelolaan Sampah Sekolah, setelah diminta mengamati bagaimana Sekolah kami mengelola sampah, anak-anak diminta untuk mencari tau dari internet bagaimana pengelolaan sampah yang baik sebenarnya, kemudian diminta menganalisis bagaimana kenyataan di Sekolah dan upaya apa yang harus dilakukan, serta menuangkan ide mereka dalam bentuk gambar.

Lalu pada pekan berikutnya kami ajak mereka mengunjungi bank sampah, untuk tahu lebih banyak bagaimana pengelolaan sampah yang baik. Berikut link Youtube nya Kunjungan ke Bank Sampah

Praktik Membuat Sabun dari minyak. Rencana selanjutnya akan berupaya mengelola sampah jelantah dari dapur Asrama untuk dimanfaatkan menjadi sabun cuci.

Praktik simulasi terjadinya hujan, ditinjau dari Al Qur'an dan sains, kemudian berkolaborasi dengan mapel bahasa inggris untuk belajar mempresentasikannya dalam bahasa inggris..

Praktik membuat instalasi listrik sederhana, membuat colokan listrik, anak belajar pegang obeng, mengupas kabel dll, kemudian belajar instalasi seri dan paralel.

Untuk leadershipnya, mereka menggagas kegiatan amal untuk warga sekitar Sekolah dengan mengadakan cek kesehatan dan pengobatan gratis serta pembagian minyak goreng, anak-anak berhasil menggalang dana dari pihak luar melalui proposal sponsorship pada even ini alhamdulillah dari Lembaga Zakat Sukses, untuk dokter dan tenaga medis memanfaatkan kenalan dari rekan guru, untuk pengadaan obat memanfaatkan donatur dari kenalan ketua yayasan, dari pemilik apotek di pasar Sindangkasih, alhamdulillah.

Selanjutnya anak-anak juga diajak berkunjung dan bersilaturahim dengan perangkat desa, berikut link youtubenya Kunjungan ke Desa Sindangkasih


Demikian, program ini telah berjalan kuranglebih 3 bulan kemudian vakum karena Ramdhan dan ujian-ujian. Adapun untuk proyek pengelolaan sampah Sekolah, hari ini sedang dalam tahap pembuatan kompos dari limbah dapur Asrama (Sekolah kami berbasis Pesantren) 
Membuat kompos dengan komposbag, sedang menunggu matang dan masih proses terus mengisi dengan sampah dapur dan sampah organik Sekolah.

Alhamdulillah, dengan izin Allah dan dukungan dari semua rekan guru, kami berkolaborasi antar mata pelajaran untuk menghadirkan pembelajaran yang langsung real dan kontekstual serta mengajak mereka untuk peka terhadap lingkungan sekitar yang dimulai dari lingkungan sekolah. Setelah mendapat materi pada modul 3.3 ini rasanya otak saya semacam mendapat banyak ilham dan ide untuk meneruskan dan mengevaluasi progam yang baru berjalan 3 bulan ini, di antara evaluasi nya adalah : 3 bulan kemarin saya sebagai penggagas program masih kurang melibatkan siswa dalam menentukan proyek atau praktik sains dan leadership apa yang ingin mereka pelajari dan lakukan, saya baru berhasil menggerakkan guru-guru dan itupun masih pasang surut, lebih banyaknya masih saya yang menghandle. Kemudian saya luput melibatkan orangtua wali juga, padahal ada banyak sekali potensi yang bisa saya gali dari mereka, salah satunya selain menjadi donatur adalah menjadi sumber belajar. Tapi dari semua kekurangan itu, saya bahagia telah ada di titik ini dan berhasil menyeret diri saya untuk terus mau belajar dan menggerakkan sekitar, dan berdampak pada senyum, dan pengalaman berharga bagi murid-murid saya, dari semua aktivitas di atas, saya yakin, anak-anak mendapatkan banyak sekali pelajaran, in syaa Allah, semoga kelak bisa bermanfaat untuk hidup mereka, aamiin. 

Adapun untuk rencana ke depan, saya akan terus berupaya menghadirkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas saya, apalagi dengan mulai diterapkannya kurikulum merdeka di Sekolah, semoga saya bisa berkolaborasi dengan guru Matematika untuk saling membantu dalam meningkatkan kemampuan numerasi anak-anak, sehingga pembelajaran fisika di kelas saya bisa berjalan lebih baik dan lancar, kemudian untuk pemanfaatan aset Sekolah, tentu saja setelah ini in syaa Allah saya akan mulai mendata wali murid mana yang bisa saya manfaatkan sebagai sumber belajar anak-anak pada Science and Leadership Class yang akan kembali berjalan semester awal ini, dan saya akan melibatkan mereka juga untuk menentukan silabus/materi apa yang perlu tersampaikan pada putra mereka, saya juga harus melibatkan anak-anak untuk menentukan materi, serta melakukan pemilihan ketua program dan pengurusnya agar mereka saja yang kedepannya mengurus program ini, dan saya serta guru-guru hanya sebagai fasilitator, sumber belajar, atau pengawas program. 

Selamat bertemu tahun ajar baru, selamat menghadirkan program-program yang berdampak pada murid^^. Salam Perjuangan, dari saya Khairunnisa, Pendidik di Ibnu Siena Mulia Boarding School Ciamis, Calon Guru Penggerak Angkatan 04. 


Kamis, 21 April 2022

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

    Ada 3 semboyan yang terkenal dari Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara, semboyan yang sejatinya merupakan Filosofi Patrap Triloka dari beliau yaitu Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, Tut wuri handayani. Semboyan tersebut artinya adalah "di depan memberi teladan", "di tengah membangun motivasi", dan "di belakang memberikan dukungan". Filosofi ini menjadi ruh yang menggerakkan para guru untuk berlaku sesuai dengan makna dari semboyan ini. Filosofi ini juga menjadi pegangan kita dalam mengambil keputusan sebagai seorang pemimpin pembelajaran, bahwa setiap keputusan yang kita ambil haruslah sejalan dan sebangun dengan ruh filosofi ini. Misalnya ketika mengambil sebuah keputusan dalam situasi bujukan moral, dimana pilihannya adalah benar vs salah, maka sebagai seorang guru, berdasarkan ruh filosofi Patrap Triloka ini tentu akan mengambil keputusan yang benar sebagai implementasi dari ruh "Ing ngarso sung tuladha".


    Nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, yang terbentuk dari didikan orangtua, pengaruh lingkungan dan budaya, serta dari pengalaman dan pelajaran yang kita alami juga ternyata memberikan pengaruh pada prinsip-prinsip pengambilan keputusan yang kita ambil, sebagai contoh analisis dari prinsip pengambilan keputusan yang saya anut adalah lebih dominan pada rule based thingking atau berfikir berdasarkan peraturan, saya merasa prinsip ini bisa dominan karena latar belakang pendidikan dan lingkungan tempat saya tumbuh, latar belakang pendidikan saya adalah Fisika/Sains dimana segala hal dianggap pasti dan menggiring otak kiri saya untuk bekerja lebih dominan, sehingga segala sesuatu harus sesuai dengan hukum/aturan, selain itu lingkungan tempat saya tumbuh pun adalah lingkungan yang cukup agamis dan mendidik saya untuk taat pada aturan agama. Dari sini, terlihat bahwa, nilai-nilai yang tertanam dalam diri pasti akan mempengaruhi kita dalam pengambilan keputusan.

    Dalam proses pengambilan keputusan ada 9 langkah yang bisa kita lakukan, yaitu : 1) Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan 2) Menentukan siapa yang terlibat 3) Mengumpulkan fakta-fakta yang relevan 4) Pengujian benar/salah 5) Pengujian paradigma benar lawan benar 6) Melakukan prinsip resolusi 7) Investigasi opsi trilema 8) Membuat Keputusan 9) Melihat kembali keputusan yang diambil dan merefleksikannya. Dari 9 langkah tersebut, pada langkah pengujian keputusan, kita bisa menggunakan teknik coaching (bimbingan) dengan rekan atau pihak terkait yang sekiranya bisa memberikan pandangan yang baik dan membantu kita dalam mengambil keputusan yang efektif.

    Hal yang juga penting yang perlu diperhatikan dalam proses pengambilan keputusan bagi seorang guru sebagai pemimpin pembelajaran adalah, keadaan atau kondisi sosial emosionalnya. Kematangan sosial emosional yang dimiliki seorang guru, akan mengarahkan guru tersebut pada pengambilan keputusan yang lebih bijak dan efektif, maka di sini betapa pentingnya bagi seorang guru untuk pandai-pandai dalam mengelola aspek sosial dan emosionalnya. Ketika guru mampu mengenali emosi yang sedang dirasakannya,  kemudian mampu menterjemahkan situasi yang sedang dialaminya, maka guru tersebut tidak mudah untuk ter'triger' dan terprovokasi pada saat proses pengambilan keputusan.

    Dalam pengambilan keputusan pada situasi-situasi dilema etika yang semua pilihannya adalah benar atau situasi bujukan moral yang pilihannya adalah benar dan salah, seorang guru perlu kembali melihat dan berefleksi pada nilai-nilai dirinya sebagai seorang pendidik. Bahwa seorang pendidik tentu akan berprinsip pada nilai-nilai kebenaran, kasih sayang, dan kebermanfaatan. Suatu waktu mungkin harus memutuskan berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan sesuai dengan aturan yang berlaku (rule based learning) tapi pada waktu yang lain bisa juga memutuskan berdasarkan nilai-nilai kasih sayang dan peduli (care based thinking) atau mungkin juga harus memutuskan berdasarkan nilai-nilai kebermanfaatan atau hasil akhir (end based thinking). Bisa saja saya sebagai orang yang dominan pada prinsip rule based learning tetapi mengambil keputusan menggunakan care based learning kepada murid, karena situasi, kondisi, dan keadaan pada saat itu.

    Mengapa kita perlu mempelajari bagaimana langkah pengambilan keputusan yang baik, karena sebagai pemimpin pembelajaran tentu kita diharapkan mampu membuat keputusan yang tepat dan efektif karena akan memberikan dampak pada murid. Keputusan yang tepat akan menghasilkan dampak lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman. 


    Di lingkungan saya, yang berasal dari Sekolah Swasta yang didanai oleh BOS dan uang syahriah bulanan orangtua murid, seringkali terjadi situasi dilema etika yang berhubungan paradigma individu vs community, seringkali terjadi benturan antara kepentingan satu kelompok dengan kelompok yang lain. Dalam hal ini yang pernah terjadi adalah antara kegiatan anak dengan pendanaan dari yayasan yang terkendala karena tersendatnya uang syahriah murid. Situasi ini tentu menghasilkan dilema etika, yang mengharuskan kami mengambil keputusan terbaik dari pilihan - pilihan yang sama-sama baik.

    Dalam setiap keputusan yang kita ambil sebagai pemimpin pembelajaran hendaknya menjadikan murid sebagai fokus kita, agar setiap keputusan yang kita ambil selalu berpihak pada murid, demikian pula dengan keputusan-keputusan yang kita ambil di kelas, hendaknya sejalan dengan prinsip berpihak pada murid dan memerdekaan mereka. Karena setiap keputusan yang kita ambil terkait pembelajaran pada murid tentu akan mempengaruhi proses belajar mereka di Sekolah, yang akan memberi pengaruh juga pada output yang kita hasilkan kelak. Jadi setiap keputusna yang kita ambil, perlu sekali lagi kita tinjau kebaikannya bagi murid-murid karena akan memberi dampak pada kehidupan dan masa depan mereka.

    Dari semua materi yang kita terima dari modul program pendidikan guru penggerak ini, semuanya menuntun kita untuk memberikan pembelajaran yang bermakna bagi murid, dari pemahaman kita tentang filosofi pendidikan, nila dan peran guru penggerak, budaya positif, visi guru penggerak, kompetensi sosial emosional, diferensiasi pembelajaran, teknik coaching, semuanya memberikan insight dan pemahaman yang mendalam yang kelak akan mendasari kita dalam pengambilan keputusan bagi murid. Tetaplah belajar, tetaplah menempa diri, agar kelak mampu menghadirkan pembelajaran-pembelajaran yang bermakna bagi murid, menghasilkan student wellbeing dari setiap keputusan-keputusan yang kita ambil sebagai pemimpin pembelajaran. Hamasash Never End Bu Guruu!



Selasa, 05 April 2022

KONEKSI ANTAR MATERI - Modul 2.3 Coaching

Ki Hadjar Dewantara menekankan bahwa tujuan pendidikan itu ‘menuntun’ tumbuhnya atau hidupnya kekuatan kodrat anak sehingga dapat memperbaiki lakunya. 

Dalam menuntun laku dan pertumbuhan kodrat anak, KHD mengibaratkan peran pendidik seperti seorang petani atau tukang kebun. Anak-anak itu seperti biji tumbuhan yang disemai dan ditanam oleh pak tani atau pak tukang kebun di lahan yang telah disediakan.

Dalam proses ‘menuntun’ anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ perlu memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Seorang ‘pamong’ dapat memberikan ‘tuntunan’ agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar. 

Proses menuntun ini juga tidak lepas dari menuntun laku dan akhlak anak. Ki Hajar Dewantara mengistilahkannya dengan pengajaran budi pekerti. Menurut Ki Hajar Dewantara, pengajaran budi pekerti tidak lain adalah menyokong perkembangan hidup anak-anak lahir dan batin, dari sifat kodrati menuju arah peradaban dalam sifatnya yang umum. Pengajaran ini berlangsung sejak anak-anak hingga dewasa dengan memperhatikan tingkatan perkembangan jiwa mereka (Ki Hajar Dewantara dalam Mustofa, 2011).

Sungguh amanah yang luar biasa menjadi guru ini. Jika guru diibaratkan adalah petani, maka agar dapat menjadi petani yang baik, menjadi pamong yang tepat bagi murid, maka guru perlu memiliki bekal pengetahuan dan pemahaman tentang itu. Seperti kata Ki Hajar Dewantara  “Serupa seperti para pengukir yang memiliki pengetahuan mendalam tentang keadaan kayu, jenis-jenisnya, keindahan ukiran, dan cara-cara mengukirnya. Seperti itulah seorang guru seharusnya memiliki pengetahuan mendalam tentang seni mendidik, Bedanya, Guru mengukir manusia yang memiliki hidup lahir dan batin." 

Pemahaman yang baik tentang setiap individu anak dapat diaplikasikan dalam pembelajaran berdiferensiasi. Proses pendidikan yang humanis dapat terlaksana dengan kemampuan sosial emosional yang matang pada diri guru. Dan penumbuhan budi pekerti dapat dilakukan dengan proses pembelajaran yang melibatkan sosial dan emosional anak, dan dari semua proses ini, tentu diperlukan pendekatan yang tepat agar semua aspek dapat terpenuhi. Di sinilah muncul pendekatan coaching. 

Pendekatan coaching menjadi salah satu proses ‘menuntun’ kemerdekaan belajar murid dalam pembelajaran di sekolah. Pendampingan dengan pendekatan Coaching menjadi proses yang sangat penting dilakukan di sekolah terutama dengan diluncurkannya program Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Program ini dapat membuat murid menjadi lebih merdeka dalam mengeksplorasi diri dan mengoptimalisasikan potensi guna mencapai tujuan pembelajaran. Harapannya, pendampingan murid melalui pendekatan coaching dapat menjadi salah satu langkah tepat bagi guru untuk membantu murid mencapai tujuannya yaitu kemerdekaan dalam belajar.


 picture by 
http://quickstart-indonesia.com/grow-coaching-model/

Jumat, 14 Januari 2022

Hukuman? NO ! Restitusi dan Konsekuensi? YES! Aturan Kelas? NO ! Keyakinan Kelas? YES!

Apa yang akan kamu lakukan saat keyakinan yang teguh kamu jaga, ingin diubah orang lain? akankah kamu dengan mudah merelakannya? Jawabannya tentu tidak, kamu pasti akan sekuat tenaga mempertahankan apa yang telah kamu yakini, jikapun suatu saat keyakinan itu kamu relakan, itupun harus berangkat dari kepahaman dan alasan yang kuat mengapa kamu harus merelakannya.

Apasih maksudnya nis? 
Bahwa semua manusia cenderung akan mempertahankan apa yang diyakininya, sehingga jika kita ingin mengubah pola pikir seseorang maka goyahkanlah keyakinannya.

Udah ngeuh belum nih dari prolog di atas kira-kira bakalan bahas apa? wkwk.

Mau sharing tentang Budaya Positif yang sedang berusaha saya dan rekan-rekan terapkan di Sekolah. 

Sekolah saya adalah sekolah berbasis Pesantren yang sangat ketat dan penuh dengan aturan-aturan yang telah bertahun-tahun berjalan, aturan yang ketat inipun dibarengi dengan sanksi-sanksi yang tegas namun ternyata masih salah kaprah, sebagai contoh, pelanggaran keluar dari Pesantren tanpa izin maka hukumannya dibotak. Nyambung gak? nyambung gak? Enggaklah masa nyambung. Apa nyambungnya Kabur dengan dibotak? harusnya kalo kabur ya jangan dibotak tapi dikurung *eeeh, salah woyyyy! :s

Nah untuk meluruskan ini semua, saya perlu mengubah pola pikir. Mengubah pola pikir itu gak mudah, apalagi mengubah pola pikir orang dewasa cem kamu *eeh. Maka untuk bisa mengubah pola pikir temen-temen di Sekolah, saya punya PR dulu untuk menggoyahkan keyakinan yang mereka yakini sekarang, terutama soal DISIPLIN SISWA. 

Berbekal materi yang saya dapatkan dari modul 1.4 Program Pendidikan Guru Penggerak, saya memberanikan diri menyampaikan apa yang saya dapatkan di hadapan rekan-rekan guru juga ustad-ustad Pesantren. 

  • Bagaimana cara membuat murid disiplin?
  • Siapakah yang bisa mendisiplinkan murid?
  • Apakah guru yang bisa mendisiplinkan murid? Atau Kepala Sekolah? Atau orangtua murid? Atau murid itu sendiri?  Mengapa?
Dalam budaya kita, makna kata ‘disiplin’ dimaknai menjadi sesuatu yang dilakukan seseorang pada orang lain untuk mendapatkan kepatuhan. Kita cenderung menghubungkan kata ‘disiplin’ dengan ketidaknyamanan. Kata “disiplin” juga sering dihubungkan dengan hukuman, padahal itu sungguh berbeda, karena belajar tentang disiplin positif tidak harus dengan memberi hukuman, justru itu adalah salah satu alternatif terakhir dan kalau perlu tidak digunakan sama sekali. 

Bapak Pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa 

“dimana ada kemerdekaan, disitulah harus ada disiplin yang kuat. Sungguhpun disiplin itu bersifat ”self discipline” yaitu kita sendiri yang mewajibkan kita dengan sekeras-kerasnya, tetapi itu sama saja; sebab jikalau kita tidak cakap melakukan self discipline, wajiblah penguasa lain mendisiplin diri kita. Dan peraturan demikian itulah harus ada di dalam suasana yang merdeka. 
(Ki Hajar Dewantara, pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka,  Cetakan Kelima, 2013, Halaman 470)

Diane Gossen dalam bukunya Restructuring School Discipline, 2001. Diane menyatakan bahwa arti dari kata disiplin berasal dari bahasa Latin, ‘disciplina’, yang artinya ‘belajar’. Kata ‘discipline’ juga berasal dari akar kata yang sama dengan ‘disciple’ atau murid/pengikut. Untuk menjadi seorang murid, atau pengikut, seseorang harus paham betul alasan mengapa mereka mengikuti suatu aliran atau ajaran tertentu, sehingga motivasi yang terbangun adalah motivasi intrinsik, bukan ekstrinsik. 

Diane Gossen dalam bukunya Restructuring School Discipline, menyatakan ada 3 alasan motivasi perilaku manusia:

1. Untuk menghindari ketidaknyamanan atau hukuman

Ini adalah tingkat terendah dari motivasi perilaku manusia. Biasanya orang yang motivasi perilakunya untuk menghindari hukuman atau ketidaknyamanan, akan bertanya, apa yang akan terjadi apabila saya tidak melakukannya? Sebenarnya mereka sedang menghindari permasalahan yang mungkin muncul dan berpengaruh pada mereka secara fisik, psikologis, maupun tidak terpenuhinya kebutuhan mereka, bila mereka tidak melakukan tindakan tersebut. 

2. Untuk mendapatkan imbalan atau penghargaan dari orang lain. 

Satu tingkat di atas motivasi yang pertama, disini orang berperilaku untuk mendapatkan imbalan atau penghargaan dari orang lain. Orang dengan motivasi ini akan bertanya, apa yang akan saya dapatkan apabila saya melakukannya? Mereka melakukan sebuah tindakan untuk mendapatkan pujian dari orang lain yang menurut mereka penting dan mereka letakkan dalam dunia berkualitas mereka. Mereka juga melakukan sesuatu untuk mendapatkan hadiah, pengakuan, atau imbalan. 

3. Untuk menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya

Orang dengan motivasi ini akan bertanya, akan menjadi orang yang seperti apa bila saya melakukannya?. Mereka melakukan sesuatu karena nilai-nilai yang mereka yakini dan hargai, dan mereka melakukannya karena mereka ingin menjadi orang yang melakukan nilai-nilai yang mereka yakini tersebut. Ini adalah motivasi yang akan membuat seseorang memiliki disiplin positif karena motivasi berperilakunya bersifat internal, bukan eksternal. 

Lalu, motivasi mana yang ingin kita hadirkan pada diri siswa-siswa kita?

Maka, untuk terbentuknya budaya positif pertama-tama perlu diciptakan dan disepakati keyakinan-keyakinan atau prinsip-prinsip dasar bersama di antara para warga kelas       

Mengapa keyakinan kelas, mengapa tidak peraturan kelas saja? 

“Mengapa kita memiliki peraturan tentang penggunaan helm pada saat mengendarai kendaraan roda dua/motor?”

“Mengapa kita memiliki peraturan tentang penggunaan masker dan mencuci tangan setiap saat?” 

Nilai-nilai keselamatan atau kesehatan inilah yang kita sebut sebagai suatu ‘keyakinan’, yaitu nilai-nilai kebajikan atau prinsip-prinsip universal yang disepakati bersama. Suatu keyakinan akan lebih memotivasi seseorang dari dalam, atau memotivasi secara intrinsik.


Setiap orang, memiliki 5 kebutuhan pokok dalam hidupnya, kebutuhan untuk mempertahankan hidup, kebutuhan untuk merasa dicintai dan dimiliki, kebutuhan untuk diakui sebagai seseorang yang memiliki kemampuan, kebutuhan untuk kebebasan dan kebutuhan untuk bersenang-senang. Kebutuhan-kebutuhan inilah yang harus terpenuhi, jika salah satu dari kebutuhan-kebutuhan ini tidak terpenuhi maka seseorang akan cenderung mudah untuk melakukan pelanggaran/penyimpangan. 

Konsep inilah yang harus kita pahami pada siswa-siswa kita saat mereka melakukan pelanggaran.

Sebagai seorang guru yang baik, apa yang bisa kita lakukan saat anak kita melakukan pelanggaran? menghakimi? menghukum? itu sudah bukan lagi pilihan yang baik. Kita perlu melakukan restitusi. Dengan 3 langkahnya.






Diharapkan dengan usaha-usaha ini, pembiasaan disiplin positif di Sekolah bisa tercapai dengan baik.

Adapun usaha yang saya lakukan di sekolah adalah dengan memulai membuat dan membangun Keyakinan Kelas

Dan video penerapannya di Sekolah bisa diakses di https://youtu.be/9mqPp1anJik

Semoga keberjalanan disiplin positif di sekolah kita dapat terlaksana dengan baik, anak-anak bisa tumbuh bahagia sesuai fitrahnya dan tumbuh maksimal dengan potensi-potensinya, aamiin

Terimakasih, 
Salam sharing dari saya Khairunnisa, Calon Guru Penggerak Angkatan 04 dari Kabupaten Ciamis ^_^

Kamis, 04 April 2019

Nerima

Terkadang hidup memang sesederhana itu saja . . . :)

Nerima
Ridha

Dengan segala hal yg telah terjadi. Dengan segala hal yg memang bukan urusan/kemampuan kita merubahnya.

Kalau sudah ridha. Kata Allah, Allah akan bimbing dan arahkan kita untuk bertemu bahagia.

Kata Allah, Allah tak pernah bermaksud menyusahkan hambanya.

Kalau lagi dapet musibah atau sesuatu yg gak kita harapkan, kata Allah sebenarnya itu adalah akibat dari perbuatan kita sendiri.

Lah trus jadi apa musibah itu hukuman?

Bukan. Justru pertolongan.

Kata Allah, tidak ada satupun hal/musibah yg menimpa seorang muslim meskipun sekedar terinjak duri, melainkan Allah ganti, Allah tebus rasa sakit atau kesusahan itu dengan pahala atau terhapusnya dosa.

Meleleh donggg
Cireumbay lahhh kalo inget ini.

Allah mah Maha baik, kita dosanya banyak ditebusnya (dikasi musibah/ujiannya) dikit. . ., lebih banyak waktu lapangnya atau waktu sempitnya? Lebih lama sakitnya atau sehatnya? Lebih banyak nikmatNya atau syukurnya?

Astagfirullahaladziim.

Kata Allah, musibah/ujian itu karena kesalahan kita.

Banyakin istigfar . . .

Astagfirullahaladziim
Astagfirullahaladziim
Astagfirullahaladziim

Allah mah Maha baik.
Kita yg sering gak nyadar lagi dibaikin :(

#selfhealing
#fever
#salesma
#sudahberminggu
#kebanyakandosasih

Selasa, 26 Februari 2019

Sebuah Jawaban

Sebuah Jawaban

Oleh :

Seni Endah Dwi Pradikari &
Khairunnisa

Salma Pratiwi, adalah nama lengkapku. Aku siswi dari salah satu SMA Negeri di Kota Bogor. Hari ini adalah hari pertamaku masuk SMA. Kini seragamku bukan putih biru  lagi tapi putih abu. Jarak sekolah dengan rumahku tidak begitu jauh, cukup berjalan kaki, aku sudah sampai di sekolah.
Dari kejauhan, aku melihat kedua sahabatku sudah menunggu di depan gerbang sekolah.
"Salma.. Ayo cepat!! nanti kita bisa terlambat," teriak sahabatku yang sudah tidak sabar menungguku.
Tiwi dan Sofi, mereka adalah teman baik ku dari sejak kecil. Sepertinya takdir menyatakan kami harus berada di sekolah yang sama.
"aku deg-degan nih," kata Tiwi.
"Tenang, kita kan satu kelas wi," jawabku menenangkan Tiwi yang terlihat gelisah.
Kelas A1, itulah kelas kami. Saat kami masuk ke dalam kelas, ternyata sudah penuh dengan siswa-siswi baru. Kami pun segera mencari tempat duduk yang masih kosong. Syukurlah masih ada tempat duduk untuk kami.
Bu Tuti, adalah wali kelas kami. Sepertinya bu Tuti ini orangnya baik. Terlihat dari gaya bicaranya, bu Tuti memiliki sifat keibuan.
"Hari ini tidak ada pelajaran ya, kita semua akan melakukan perkenalan," kata bu Tuti.
Satu per satu mengenalkan diri di depan kelas. Tiwi terlihat gemetaran saat berada di depan anak-anak. Sahabatku yang satu ini memang sangat pemalu. Lalu giliran Sofi, memperkenalkan diri dengan gaya centilnya. Berbeda dengan aku yang berkarakter kalem tapi tidak pemalu seperti Tiwi. Setelah aku selesai memperkenalkan diri, tiba-tiba ada seorang siswa datang dengan nafas yang tersengal-sengal.
"Assalamualaikum," sapanya dari depan pintu kelas.
"Waalaikumsalam,"jawab bu Tuti.
"Maaf bu, saya terlambat,"jelasnya dengan nada menyesal.
"Iya tidak apa-apa, tapi lain kali jangan kamu ulangi.. Ayo perkenalkan dirimu!! " kata bu Tuti dengan tegas.
"Baik bu," jawabnya sambil membungkuk.
Namanya Indra Wijaya. Saat Indra melakukan perkenalan di depan kelas, Tiwi tertawa sendiri. Tawanya menandakan ejekan pada Indra.
"Ko kamu malah tertawa sih wi..? Tanyaku penasaran.
"Iya, habisnya sepupu aku itu lucu," ucap Tiwi yang terlihat sangat puas.
"oh itu sepupu kamu wi? "kata sofi.
"Iya, jangan naksir ya.. Dia orangnya aneh tau, "balas Tiwi.
"Kalo naksir gimana wi? "kata sofi yang mencoba merayu.
"Jangan!! Aku bilang dia itu aneh," tegas Tiwi.
"Aneh? Apa maksud Tiwi ya? " kataku dalam hati.
Hari pertama sekolah memang selalu mengesankan. Besok aku akan mulai menjalani hari-hari disekolah dengan teman baruku. Termasuk Indra sepupu Tiwi.

****
Setiap hari Jum'at semua siswa-siswi harus mengikuti kegiatan pramuka dan ekstrakulikuler. Ternyata aku dan Indra mengikuti ekstrakulikuler yang sama. Aku sangat senang melukis, itulah alasanku masuk grup kesenian.
"Loh Salma ikut grup kesenian juga? " tanya indra. Aku baru sadar ternyata indra duduk disebelahku.
"Iya ndra, "jawabku.
"Kamu suka melukis ya Sal ? "
"Iya ndra, ko kamu bisa tau? "tanyaku
"Tau dong," jawab indra.
"Trus kamu sendiri kenapa masuk grup kesenian? " tanyaku penasaran.
"Kamu penasaran ya? "jawabnya dengan nada meledek.
"Tidak tuh, aku hanya bertanya saja ko, " balasku sambil tersenyum malu.
Ternyata indra orangnya baik. Dia supel dan suka humor. Tidak ada yang aneh seperti yang dikatakan Tiwi. Aku senang bisa berbincang dengannya.
"Tuh kan malah melamun!! " suara Indra membuyarkan lamunan ku. Lalu aku hanya tersenyum, dan Indra pun membalas senyumku.

Menurutku hari itu begitu menyenangkan. Dalam pikiranku selalu terbayang senyumannya. Benar kata orang, masa SMA adalah masa paling menyenangkan dan masa yang paling indah untuk dikenang. Kini aku merasakan jatuh cinta. Bagaimana tidak jatuh cinta, setelah terjadi percakapan itu, aku dan Indra semakin akrab. Dia selalu menemaniku disaat aku sedang melukis sendirian di kelas. Katanya dia senang melihatku saat melukis. Perkataannya membuat hatiku berdebar-debar.
"Oh Tuhan aku benar-benar jatuh cinta, " kataku dalam hati.

***
Pagi ini langit terlihat begitu cerah. Matahari seolah-olah tersenyum padaku. Tapi salah satu sahabatku tidak terlihat baik hari ini. Wajahnya terlihat gelisah. Seperti ada sesuatu yang dia ingin ungkapkan.
"Kamu kenapa Fi? "tanyaku
"Ah tidak Sal, aku tidak apa-apa ko, " jawabnya dengan lemas.
"Kamu sakit Fi?"tanya Tiwi.
"Tidak, aku sehat Wi... Nanti kita kekantin yu, "kata Sofi.
"Oke, " jawab aku dan Tiwi.
Aku merasa khawatir dengan Sofi. Tapi aku meyakinkan diri bahwa Sofi baik-baik saja.
Waktu istirahat pun tiba. Kami langsung beranjak menuju kantin. Makanan favorit kami adalah bakso. Bakso di kantin sekolah sangat enak. Kata orang bukan hanya kisah cinta yang akan dikenang saat SMA, kita pun akan rindu dengan makanan terenak dikantin sekolah.
Aku masih penasaran dengan Sofi. Mungkin sekarang dia mau mengungkapkan apa yang sedang dirasakannya.
"Jadi tadi itu kamu kenapa Fi? "
"Iya, kamu kenapa Fi ?" tanya Tiwi yang juga penasaran.
"Sal, Wi... Sebenarnya aku sedang jatuh cinta," Jawab Sofi.
"Kamu jatuh cinta sama siapa Fi? " Tanyaku yang semakin penasaran.
"Aku menyukai Indra Wi..," jawab Sofi malu-malu.
"Apa Fi, kamu suka sama Indra?? " tanyaku untuk memastikan.
"Iya Sal, tapi aku bingung mengungkapkannya, aku sudah membuat surat untuk Indra, "jelas Sofi.
"Sal, kamu punya seseorang yang disukai juga tidak? "tanya Sofi.
"Tidak Sof, "jawabku berbohong.
Aku berbohong pada Sofi. Sebenarnya perasaan ku sama dengan Sofi, bedanya aku tidak mampu untuk mengungkapkannya. Aku pengecut. Aku tidak ingin hubunganku dengan Sofi jadi rusak. Apakah aku harus mengalah untuk sahabatku.

*****

Hari terus berlanjut, kehidupan kami di SMA ini semakin menarik, bertemu pelajaran-pelajaran baru seperti Kimia, PKWU, Bahasa Jerman dll, menantang sekali, lebih rumit dari saat SMP dulu. Oh ya ekstrakurikulernya pun lebih banyak dan masih ada sebagian yang asing bagiku ada KIR yang didominasi anak-anak IPA, ada bermacam klub Olahraga seperti Karate, Basket, Futsal dan Renang yang ramai sekali peminatnya, ada juga klub Seni yang isinya Tari, Lukis, Drama dan Paduan suara.   Tiwi memilih bergabung dengan KIR dan Paduan Suara, Sofi ikut Paskibra dan kemudian mendaftar lukis karena ada Indra di sana, Aku sebenarnya suka sekali melukis tapi sejak Sofi ikut bergabung karena ada Indra, entahlah aku merasa kurang nyaman akhir-akhir ini tiap kali harus berada di antara mereka berdua.

Seharusnya aku tidak begitu, tapi entahlah rasanya Sofi semakin nekat melakukan banyak cara untuk bisa selalu bersama Indra, padahal kami jelas sudah sekelas tapi sepertinya itu belum cukup bagi Sofi.

Seperti siang ini, saat Tiwi mengajakku ke toko buku pada hari minggu nanti, dan Indra mengajukan diri untuk bergabung tiba-tiba Sofi dari bangku belakang ikut bersuara "Aku ikut ya, sekalian mau cari kanvas buat eskul pekan depan, jam berapa?", dan Tiwi pun tak bisa menolak "jam 10 saja biar tidak terlalu siang". Ah padahal aku tahu masih ada kanvas di laci meja Sofi saat aku piket tadi pagi.

Pukul 10.15 kami bertiga sudah tiba di depan toko buku paling terkenal Se-Indonesia itu, aku yang sebenarnya hanya berniat menemani Tiwi akhirnya memutuskan melihat-lihat rak novel, dan Indra kulihat sedang menuju rak komik. Sofi datang 10 menit kemudian saat aku sudah memutuskan membeli sebuah novel islami berjudul "6 Bulan Jadian", dia melihat novel yang kupegang dan berteriak agak keras "Salma, mau jadian sama siapa??", aku yang terkejut dengan kehadiran Sofi plus pertanyaan ekstrim nya itu terdiam beberapa saat,"Ada dehhh, baru datang udah kepo."

"Kepo ke temen sendiri emang dilarang ya? Eh Indra mana?"

"Di rak komik, lah kamu katanya mau nyari kanvas, tuh kanvas mah di bagian alat tulis agak ke pojok kanan."

"Enggak ah, kamu tahu sendiri lah Sal, aku ke sini buat apa", ujar Sofi setengah berbisik.

"Buat spa? Setahu aku mah kamu mau nyari kanvas."

"Ah, polos banget sih, dah ah mau nyusulin Indra dulu".

Ada sebagian hatiku yang tidak terima dan tiba-tiba rasanya sesak, aku bergegas menuju kasir dan keluar menuju foodcourt, ku pesan segelas es teh dan duduk di sana. Tak lama Tiwi mengirim pesan whatsup padaku.

"Dimana? Kok tiba-tiba menghilang?"

"Di foodcourt ni, lagi nyari minuman, haus".

Mereka bertiga menyusul ku ke foodcourt.

"Perasaan Tiwi minta temenin kamu deh Sal, kenapa jadi aku yang nemenin dia?", Indra protes. "Ya gak apa-apa lah, kamu kan juga temennya, saudara nya juga, tiba-tiba aku haus tadi."

Hari itu ditutup dengan makan siang yang seharusnya seru karena Indra mentraktir kami semua, dan Sofi yang selalu membuat joke-joke lucu sepanjang kami makan, tapi tetap awkward bagiku, ahh Tuhan kenapa aku harus suka pada orang yang sama sih dengan Sofi?

*****

Tak terasa, Ujian Semester telah selesai dan hal yang paling ditunggu -tunggu seluruh pelajar di seluruh Dunia sebentar lagi akan tiba. Liburan.

Nilai-nilaiku cukup baik walaupun tidak sebaik Tiwi, tapi aku cukup puas, untuk sebuah permulaan menurutku ini tak jelek setidaknya nilaiku masih lebih besar daripada Sofi.

Ah lagi pula orangtuaku selalu menekankan soal proses yang jauh lebih penting daripada hasil, dan aku menikmati setiap proses itu, aku telah belajar sungguh-sungguh dan sekuat tenaga menekan hasratku untuk membaca novel atau melukis selama 2 bulan ini, dan ya aku tidak kecewa karena telah berusaha.

Liburan tiba, itu artinya aku punya waktu lebih banyak dengan novel-novelku, dengan cat-cat lukisku juga tentunya. Aku sudah tidak mau tahu usaha apa saja yang dilakukan Sofi untuk mendapatkan Indra, karena kulihat Indra sepertinya tidak menyukainya.

Aku pun sudah mulai berdamai dengan hatiku dan mulai bisa mengendalikannya. Sejak aku membaca novel yang kubeli waktu itu aku menjadi ketagihan membaca novel-novel islami yang ternyata isinya seru-seru, pikiranku soal cinta menjadi sedikit terbuka, gambaranku soal pacaran sedikit berubah, bahwa ya jatuh cinta itu normal, tapi Tuhan melarang kita mencintai sesuatu lebih dari mencintaiNya. Jatuh cinta itu fitrah, perasaan itu fitrah, hanya jangan sampai kita mengotori fitrah perasaan itu dengan hal-hal yang Tuhan tidak suka. Ahh, dari novel-novel itu aku sedikit belajar bagaimana mengendalikan perasaan ku pada Indra yang ternyata adalah fitrah, murni, dan suci. Aku masih sering memikirkannya, tapi selalu kucoba alihkan pada hal lain, belajar kelompok bersama Tiwi, memasak bersama Ibu, atau berkumpul berdiskusi dengan anak-anak Rohis di sekolahku walaupun aku belum secara resmi bergabung. Perlahan perasaan itu lebih bisa dikendalikan.

Hari ini hari ke 3 kami libur, ketika tiba-tiba Sofi datang ke rumahku.

"Salma, aku boleh ya sedikit lama di rumah kamu".

"Boleh lah Sof".

Lalu Salma memelukku kencang dan menangis.

"Indra menolakku Sal, setelah semua usaha yang kulakukan untuk menarik perhatiannya, dia menolakku dengan tegas kemarin sore, sambil mengembalikan surat yang kutulis untuknya, dia bilang dia gak punya perasaan padaku, dia tega Sal, aku malu".

"Tak apa Fi, seharusnya kamu lega karena sudah tahu perasaannya, biarlah mungkin dia memang tidak baik bagimu menurut Tuhan".

Sofi masih terisak memelukku.

"Rasanya hancur banget Sal, cape banget aku usaha 6 bulan ini buat dia".

"Indra gak pernah minta kamu usaha kan Fi? sudahlah tidak perlu menyalahkan siapapun, setiap yang terjadi pasti ada hikmah dan pelajaran buat kita".

"Aku bodoh banget ya Sal?"

"Enggak lah, aku sih sebenarnya cukup kagum sama keberanian kamu menunjukkan perasaanmu ke dia, gak semua orang sanggup Fi".

"Itu sih bodoh Sal, buang -buang waktu dan menguras perasaan."

"Udah ah, semuanya bisa jadi pelajaran, semoga dengan kejadian ini kita tambah baik kedepannya  ya Fi".

Setelah 3 jam Sofi curhat dan menangis di kamarku, akhirnya dia lega dan pamit pulang. Sepulangnya Sofi, aku termenung hebat di kamar, apa aku bahagia dengan kenyataan ini? Ada kelegaan di sisi hatiku yang kemudian coba kutepis, apa aku berharap Indra menyukaiku?. Ah aku sudah berjanji pada diriku untuk tak lagi memikirkan soal Indra, biarlah perasaan itu tetap berada dalam fitrahnya, biarkan ia tetap suci dengan penjagaanku. Ahhh ingin menangis rasanya. Dalam keheningan siang itu, ibuku mengetuk pintu kamarku.

"Ada teman kamu tuh."

"Loh bukannya baru pulang bu?"

"Beda lagi, laki-laki, sana temui dulu, tapi jangan lama-lama."

"Ya bu."

Belum selesai ku tata hatiku dengan cerita Sofi, siapa pula yang datang lagi.

Deg.

Kulihat Indra sedang duduk di sofa ruang tamu, dengan kemeja semi formal dan celana rapih, ganteng.

Oh Tuhan, dia mau apa? Ingin rasanya aku balik lagi ke kamar, namun terlambat karena Indra melihatku di balik tirai penyekat ruangan.

"Sal, maaf mengganggu istirahat kamu, aku gak lama kok, cuma mau ngasihin surat ini buat kamu, sudah terlalu lama ada di tasku."

"Surat apa?"

"Surat buat kamu", ujar Indra sambil memberikan amplop putih itu padaku.

"Sudah ya, aku pamit, maaf mengganggu."

*****

Tidak terasa sudah seminggu kami libur, dan besok Senin sudah waktunya kami sekolah kembali.

Malam ini, aku kembali merenungi isi surat dari Indra. Kucoba tegarkan hatiku, aku ingat perkataan seorang ustad di TV pagi tadi katanya Allah akan menguji seorang hamba pada titik terlemah sang hamba, bukan untuk semakin melemahkannya tetapi justru untuk melihat seberapa besar keimanannya dan seberapa tinggi derajatnya di hadapan Allah. Seseorang yang lemah dalam harta akan Allah uji dengan kekayaan atau kemiskinan untuk melihat sebesar apa kecintaannya pada Allah, seseorang yang lemah dalam menahan emosi, maka Allah akan uji dengan meng-skenariokan banyak hal yang menguji emosinya. Seseorang yang lemah dalam menahan pandangan, maka Allah akan uji dengan mengirimnya banyak pemandangan yang haram baginya, begitu pun yang lemah dalam menjaga perkataan, Allah akan uji dengan hal yang memicu lisannya. Semuanya Allah uji dengan hal yang berbeda-beda namun dengan satu tujuan, yaitu melihat siapa yang tetap beriman dan siapa yang melanggar.

Ahhhh Tuhan tahu sekali kelemahanku, anak perempuan yang baru 16 tahun ini.
Kuingat-ingat diskusi ku dengan Wina yang anak Rohis waktu itu, dia bilang kita ini sedang berpuasa, berpuasa dari hal-hal yang belum saatnya, jelas aku belum siap untuk menikah jikapun Indra menyukaiku, Indra? Pasti juga belum siap untuk menikah, sedangkan muara terbaik dari semua perasaan ini adalah menikah.

Wina bilang kita semua sedang berpuasa, Wina bilang suatu saat nanti kita akan berbuka, akan menikah, dan waktu berbuka itu akan terasa sangat indah, sangat nikmat manakala kita berhasil menahan segala hal yang membatalkan puasa kita, tapi jika sebelum waktu berbuka kita tak sabar dan mencoba mencicip-cicip hidangan yang belum halal karena belum saatnya, maka puasa kita akan batal, sehingga kenikmatan berbuka itu mustahil bisa kita rasakan. Ya Tuhan, beri aku kekuatan agar bisa berpuasa sampai waktunya berbuka. Aamiin 

Ku matikan lampu kamarku, Bismillah, rasanya aku sudah punya jawaban untuk besok.

Kalian tahu kan apa jawabanku? 😊

Sabtu, 16 Februari 2019

Diary Leon

Ku dengar jeritan kecil melengking menyiratkan nyeri, diikuti suara seorang perempuan yang tampaknya berusaha menenangkan, kemudian jeritan itu berubah menjadi tangisan sesenggukan, pilu.

Anak beranak itu keluar dari ruangan yang menjadi sumber tangisan diiringi Perawat dengan botol infusan tersambung pada lengan. Aku melihatnya kelu, kutaksir usianya tak jauh dari 3, mungkin 3,5 atau malah masih 2 tahun. Sekelebat teringat masa kecilku 20 tahun lalu.

Sekarang tiba giliranku, yang pasti tak akan ada drama air mata, selain tak pantas karena aku sudah tua, ini sudah terlalu sering bagiku, coba tanya, bagian mana dari tubuhku yang tak pernah tersentuh jarum? Bisa ku hitung, paling jumlahnya tak akan lebih dari 3, kulitku sudah kebal, air mataku sudah habis untuk masalah ini.

Hari ini aku beruntung tak ada bonus tusukan di lengan, ini kejadian langka yang patut ku syukuri. 2 pekan lalu aku mendapat 5 bonus tusukan, hampir-hampir hilang sabar dan ingin ku marahi Mahasiswa praktik itu, lenganku menjadi bahan praktiknya padahal Perawat seniorpun sering keder mencari venaku jarang sekali bisa langsung masuk dalam sekali tusuk.

Ada ungkapan yang orang sering bilang "sakit, tapi tidak berdarah" apa maksudnya? bagiku yang tidak berdarah tak perlu dibuat sakit, atau dibuat-buat seolah sakit, ya kan?

Setelah ini sambil menunggu tetes-tetes penyambung nyawaku mengalir, aku bisa nonton film hasil download semalam, atau menggoda perawat dan dokter praktik yang masih muda-muda jika kebetulan stase mereka tepat di poli dalam, atau ngerumpi membuat keseruan di ruangan bersama teman-teman seperjuangan. Itu sih satu-satunya hal yang selalu ku rindukan dari ruangan ini, bertemu mereka dan sejenak merasa "normal".

Oh ya kenalkan, namaku Leon, setidaknya begitulah orang-orang memanggilku. Umurku 24 tahun wajah sih baby face postur tubuh apalagi, gak jauh beda lah sama anak SMP, pendek maksudku, tapi soal kedewasaan, kemandirian, daya juang boleh lah, mungkin di atas rata-rata kalian 😁.

Aku terlahir dengan kelainan darah genetik, thalasaemia namanya. Pernah dengar? Belum? Gak umum sih ya, tapi biar kujelaskan, agak ribet sih, tapi pelan-pelan.

Apa sih yang membuat masing - masing orang memiliki wajah, dan bentuk tubuh berbeda? Yap, karena kita diwarisi variasi gen yang berbeda.

Semua sel dalam tubuh kita mewarisi variasi dari setengah gen ayah dan setengah gen ibu. Gen adalah mesin pencetak sesuatu dalam tubuh kita, dia yang meminta sel kulit untuk mencetak kulit hitam, dia yang meminta sel tulang hidung mencetak hidung pesek atau mancung, dia juga yang meminta sel rambut untuk mencetak rambut lurus atau keriting termasuk meminta sel darah mencetak sel darah yang bentuknya cekung pipih sempurna atau malah cacat.

Bukan kebetulan, aku mewarisi kelainan genetik dari kedua orangtuaku, mereka sehat dan normal sih, tapi gen mereka berdua ternyata membawa sifat thalasaemia sehingga aku terlahir thalasaemia, kelainan genetik pada sel darah merah.

Jika orang normal gennya memerintah pada sel darah merah untuk memproduksi sel darah merah yang normal, maka untuk kondisiku gennya memerintah dengan tidak sempurna sehingga sel darah merah yang diproduksi tubuhku bentuknya tidak normal dan cenderung lebih cepat pecah. Jika orang normal usia darah merahnya sekitar 3 bulan tidak dengan orang-orang dengan thalasaemia seperti ku, usia sel darah merahnya akan lebih singkat. Efeknya? Aku anemia seumur hidup.

Lalu bisa sembuh atau tidak? Bisa sih, kalau gennya bisa direparasi, dibetulkan untuk tidak memerintah sel memproduksi sel yang cacat, tapi ibarat membuat pohon mangga berbuah masam menjadi berbuah manis diperlukan okulasi atau penyambungan batang dari pohon mangga yang manis kepada batang dari pohon mangga yang masam, sehingga pada batang yang sudah mengalami okulasi tadi akan menghasilkan mangga yang berbuah manis. Ribet ya? Ya begitulah satu-satunya cara untuk membetulkan gennya adalah dengan melakukan cangkok sumsum tulang belakang (mesin produksi sel darah merah) mencangkok-kan sumsum tulang belakang orang normal yang cocok dengan tubuh kita. Mudah? Ya enggak lah, mahal sih pasti.

Terus solusinya bagaimana? Ya begini, aku harus menjalani transfusi darah merah seumur hidup, agar tubuhku sejenak memiliki sel darah merah yang normal, sebelum merekapun pada akhirnya akan mati dan pecah kembali. Kalau orang normal kadar Haemoglobinnya 12 lebih, aku? Untuk 12 perlu berkantong-kantong darah dulu yang tertransfusikan.

Panjang ya, ceritaku hari ini 😁, ini sih gak sepanjang cerita sebenarnya. Nantilah kulanjutkan lagi di lain kesempatan, sekarang aku sedang menikmati kepala yang memberat, badan yang mulai terasa remuk, suhu tubuh yang dari tadi pelan-pelan naik. Efek transfusi, darah yang masuk kadang-kadang perlu penyesuaian dengan tubuhku. Aku harus memanggil perawat untuk memberiku parasetamol.

Sudah dulu ya.

Minggu, 13 Januari 2019

Kulwap Manajemen Laktasi

Resume KULWAP
*Manajemen Laktasi*
Bersama : Miladiah Putri Handayani (Pengurus Komunitas Peduli ASI Banten)

By : WA Grup Arisan Buku Anak (ABA)

Moderator : Umma Umar
Notulensi : Umma Qinthar

Jumat, 9 Desember 2016

=========================
Materi :
Menyusui,  nampaknya mudah ya.  Udah kodrat wanita eh bukan mamalia untuk menyusui anaknya.  Tapi kenapa yang tampaknya mudah itu banyak yang menyerah?

Keterbatasan informasi yang benar tentang menyusui, ternyata menjadi faktor pendukung keberhasilan menyusui lho.  Bayi sudah dibekali naluri untuk bisa menyusu pada ibunya,  nah sebagai orang tua tugas kita hanya disuruh belajar bagaimana mengenali insting itu dan belajar tentang ilmu menyusui agar anak kita mendapatkan makanan terbaik dan sesuai untuk dirinya. 
Dukungan dari keluarga sekitar dan tenaga kesehatan juga mementukan bagaimana ibu memberikan ASI untuk buah hatinya lho.

Lalu apa saja yang perlu kita perhatikan saat menyusui bayi?
1. Pelekatan efektif
2. Posisi nyaman
3. Tanda kecukupan ASI
4. Tanda bayi lapar
5. Prinsip produksi ASI
6. Manajemen ASI utk ibu bekerja
——————————————————
Payudara udah kempes, ASIku dah habis ini,, anakku masih nangis,, berapa lama ya ngisi lagi?

Kalau ada yg  bertanya ini seperti itu, dalam benak saya langsung aja muncul gambar ini. (makanya disimpen disini biar gampang nyarinya)

Prinsip yang saya yakini saat dulu menyusui :
*MAKIN SERING BAYI DISUSUI, MAKIN CEPAT ASI DIPRODUKSI* 

Dulu saya mengira,  produksi ASI itu seperti refill atau isi ulang.  Ternyata nggak.  Payudara gak kenal istilah isi ulang.  Saat bayi mulai menghisap payudara alias nenen,  saat itu juga hormon prolaktin bekerja untuk membuat ASI. Persis seperti ilustrasi di bawah, gak pernah berhenti terisi itu si gentongnya ASI..  hehehe..
Ibu hanya perlu rasa nyaman dan rileks saat menyusui,  supaya hormon oksitosin yang kerjanya mengeluarkan ASI bs melaksanakan tugasnya dengan baik. Butuh booster hormon oksitosin?  gampaang,,  ajak aja istri belanja baju2 lucu buat si bayi,,  hehehe,,  langsung deh tuh ASI banjir ;)

Note :
Hormon prolaktin : membuat ASI
Hormon oksitosin : mengeluarkan ASI
prinsip yang harus dipegang oleh para busui dimana pun
________________________________
*TANYA JAWAB*😚

1⃣
*Pertanyaan*:
Adakah saran ga untuk bayi,dengan usia sudah mencapai 14m, apabila seperti sedang acrobat, ketika posisi tiduran, dia rukuk atau naik ke muka, kadang njot2an dikasur. Apakah menyusu seperti itu sama kwalitasnya dengan posisi sambil duduk?
Apalagi apabila gigi si bayi sudah tumbuh, dikhawatirkan posisi menyusu mempengaruhi produksi asi.

*Jawab*: 
untuk usia 1 th ke atas memang posisi tidak lagi menentukan prestasi,  suka2 dia pake posisi apa,  yg penting dia nyaman,  jumlah ASI akan mengikuti kebutuhan anak kok, kita gak bs bilang kurang atau lebih,  selama anak masih menyusu,  ya itu kebutuhan dia, krn tiap anak beda2,  asal pantau berat badannya,  makannya juga krn udah 1 thn

2⃣
*pertanyaan*:
apakah gigi anak yg cendrung di ksh ASI lbh cpt roges ketimbang anak sufor? Soalny di rmh ad 2 baby jarakny cuma beda 3 bln. Yg Asi giginy agak roges ketimbang anak sufor yg msh bgs.

*jawab*: 
malah kebalik ya? hehe,,  biasanya yg giginya nggak bgs itu yg pake dot dan sufor,  tp ada genetik juga yg di turunkan dr ortu,  cb ditanya dulu ortunya gt juga ato nggak? dan pengaruh makanan manis

3⃣
*pertanyaan*:
A. Apakah lecet pada puting itu salah satu akibat pelekatan yg tdk pas?
B. Utk ibu yg melahirkan scr SC, cara memberikan Asi ke bayi gimana ya diawal2 kehidupan si bayi? Soalnya si ibu jg masih susah bergerak sedangkan si bayi jg butuh Asi

*Jawab*:
a.  Iya,,  pelekatan yang kurang pas bikin bayi kurang dpt ASI maksimal,  dan payudara ibu jd lecet.
b.  menyusui banyak posisinya,  bs tiduran sambil miring,  atau duduk setengah berbaring, kuncinya IBU HARUS NYAMAN dulu,  cari posisi yg paling enak,,  kalau pelekatan OK,  posisi apa aja gak masalah.
Pelekatan yg baik ditandai dengan *CALM*
1. Chin / dagu nempel di payudara itu, 
2. Areola /lingkaran hitam di payudara sebagian besar masuk mulut bayi
3. Lips / bibir bayi terlipat keluar alias memble
4. Mouth / mulut bayi terbuka lebar

Untuk posisi ada kuncinya juga
1. perut ibu dan perut bayi berhadapan
2. kepala bayi,  pundak,  dang pinggul bayi terletak di garis lurus
3. bayi di topang dengan nyaman

4⃣
*Pertanyaan* :
A. Sebaiknya brp jarak waktu yg baik utk pumping. Misal jam 5 aq pumping utk stok. Debay nenen lg jam 6. Nah jam brp aq hrs pumping lg biar hasilnya maksimal?
B. Klo lg nguras kulkas, stok asi nya baiknya taro mana?

*Jawab* :
A. Gak ada patokan khusus mau brp lama jaraknya,  yg penting jadwal jgn sampe terlewat, . misalnya jadwal pumping. jam 4 pagi, sebelum brkt, jam 9, jam 1, sebelum pulang, tinggal nanti diatur sesuai rutinitas aja, dan ttp susui bayi ketika di rumah
B.  nitip tetangga,,  atau pake coolbox dengan es batu yg banyak
Utk ibu bekerja hrs punya jadwal pumping yg tetap,  agar pasokan ASInya gak kerjar2an

5⃣
*Pertanyaan*:
Minta tips nya donk mba... tentang apa aja yang harus dilakukan/dipersiapkan sejak hamil biar ASI nya nanti lancar... dan apa sih faktor utama ASI bisa langsung ngucur deras saat setelah lahiran mba...?

*Jawab* :
Yang harus siapkan saat hamil adalah mind set bahwa ASIKU PASTI CUKUP UNTUK BAYIKU. Kadang ibu2 suka salah duga ttg ASI pertama, pengennya banyak ya,,  hehehe tp Allah maha mengatur segala nya.

Lambung bayi lahir itu masih sebesar kelereng sktr 15 ml atau 1 sendok makan obat.  jd ya ibu produksi gak banyak,,  tp asi pertama yg cuma seuprit itu kayak akan zat antibodi yang bs melindungi bayi.  atau kita sebut Kolostrum

ASI juga lebih cepat di serap drpd susu formula,  that's why bayi asi terlihat nampak selalu LAPAR 😁,,  susui saja terus,,  nanti akan banyak,,  kalo gak disusui pabrik ASI gak akan pernah tau kebutuhan bayi seberapa banyak. 

Semakin sering di susui atau semakin sering ASI dikeluarkan dr dapurnya,  koki ASI akan bikin lebih banyak lagi

6⃣
*Pertanyaan* :
mau tny ttg posisi menyusui. aku menyusui dr anak pertama (0-2th) nyamannya posisi tiduran dan anaknya pun lbh nyaman dgn posisi tiduran.. krn stlh lepas puting, lgsg tdr tanpa hrs takut kebangun kyk kl abis nyusuin digendong. pertanyaanku,  sbnrnya aman ga ya posisi menyusui sambil tdr? soalnya bbrp sdr wanti2 jgn smp nyusuinnya tiduran dan hrs digendong. takut ketindihan , takut asinya kena mata dll dll. tp yg aku rasain wkt anak pertama, alhamdulillah sih gaada apa2 dan ga pernah kena asi kmn2. jd sbnernya aman ga posisi menyusui sambil tiduran?

*Jawab*:
aman kok,, yg penting rumus posisi dan pelekatan di penuhi,, posisi ibu di atur aja biar enak dan gak nindihin bayinya

7⃣
*Pertanyaan*:
#NanyaManajemenLaktasi
Manfaat asi yg luar biasa blm byk yg tau terutama mahmud². Nah, bagaimana membangun kesadaran yg efektif untuk ibu baru agar bisa dan mau memberikan asi.

Tentang asi dan ibu baru melahirkan kan byk mitos tuh, pantangan² dll. Misal jgn mkn pedes nanti asi nya pedes/ gak enak. Hati² asi jgn kena kulit bayi nanti luka (asi keras) dll

Nah sejauh mana kita hrs menanggapi sebuah mitos?

*Jawab* :
cara membangun kesadaran ya sering sering promosi manfaat ASI.  promosi ASI masih kalah dengan promosi sufor di media.  Anak pinter krn minum susu dengan dha,  padahal di asi juga ada,  malah lebih alami.  Atau klo mau lebih nakutin lagi,  share aja bahaya sufor,  misalnya resiko alergi,  diare,  radang saluran pernapasan,  dll.Ada yg murah,  gizi lengkap,  dan higienis knp hrs pilih yg lain. Lebih bagus mana buatan Allah sama buatan manusia?

Mitos ttg ASI memang sangat banyak, tinggal kita cari sumber ilmu yg relevan aja.  supaya mitos itu terpecahkan :
>>Makanan pedas dan ASI . Yg bikin pedas itu zat yg namanya capcaisin,  dia gak akan masuk ke ASi kok,  krn hanya berasa di mulut aja, ibu menyusu gak boleh makan pedas2 atau terlalu pedas,  takutnya jd diare,  kan kasihan anaknya klo ibunya sakit,,  😁

>>ASI bukan air keras,,  jd gak akan merusak kulit bayi,  bs jadi bayi alergi kena udara, sabun bayi,atau dr makanan yg ibu konsumsi,

8⃣
*Pertanyaan*:
Mb mau tanya cara berentiin asi krn sepupu saya bayinya udah meninggal dari pas lahir tp smpe setahun skrg ini msh tetep keluar asinya.

*Jawab* :
Innalillahi,,  nanti berhenti sendiri kok mb. biar gak bengkak boleh sesekali di pompa,, waktu nyapih,  asi saya msh keluar pdhl udah 1 bulan,, asal udah g di nenenin pasti berhenti produksinya

9⃣
*Pertanyaan*:
Nima 3bln kalo menyusui beberapa kali muntah, ASI keluar dari mulut dan hidung, kadang ASI segar kadang berupa gumoh.. Apa benar itu artinya dia kekenyangan? Suami bilang bisa aja aku masuk angin trus ASInya gak enak jadi si Nima mual dan muntah? Apa begitu mba yani?

*Jawab* :
gumoh bs krn terlalu byk asi yg masuk dan krn gerak reflux di lambung blm sempurna,  jd bukan krn masuk angin, setelah menyusu biasakan sendawakan bayi,  dengan tepuk2 punggungnya dengan gendong posisi vertikal.

1⃣0⃣
*pertanyaan*:
Apakah benar, anak yg sakit maka ibu yg harus minum obat?

*Jawab* : 
tidak benar,,  yg sakit kan anaknya knp ibu yg g sakit harus minum obat?  hehhe,,  tidak semua obat yg diminum ibu itu masuk ke asi,  ada beberapa faktor seperti kelarutan obat dalam lemak dan sebagainya.

kalaupun ada obat yg masuk ke ASI,  dosisnya gak akan cukup untuk mengobati penyakit si bayi,  malah kasihan dong tubuh ibunya,, berikan obat sesuai dosis yang tepat untuk bayi.

1⃣1⃣
*pertanyaan* :
Mba wkt anak pertama lahir pada saat menyusui puting saya kurang keluar membuat saat menyusui agak sulit

Bagaimana cara mengeluarkan putingnya agak bs keluar.

*Jawab*:
yg perlu diingat,,  bayi menyusu bukan pada puting tp pada payudara,,  utk puting yg datar,  bs gunakan metode sandwich,,  cara pegang payudara spt pegang roti sandwich lalu di masukkan ke mulut bayi,,  nanti hisapan bayi yg akan menarik keluar putingnya,, atau gunakan pipet suntikan yg dipotong bagian ujungnya.

1⃣2⃣
*Pertanyaan* :
Apa benar usia kehamilan masuk 8bulan si PD sudah mengeluarkan ASI? Dan klo PD gak mengeluarkan ASI saat itu, kita gak bisa menyusui? Pertanyaan titipan dari temen yg hamil masuk 8bln, worry bgt krn PD nya masih biasa aja..

*Jawab*:
Gak semua begitu,  keluar ato tidaknya ASI pada saat hamil tdk menjamin keluar ato tidaknya ASI saat melahirkan. Proses produksi ASI dimulai saat tubuh ibu melahirkan,  hisapan bayi yg merangsang produksi ASI itu sendiri,  itu knp inisiasi menyusu dini penting.  Bayi akan dapat asi pertama dan tubuh ibu merespon utk bikin ASI dengan adanya hisapan bayi,. ingat ukuran lambung bayi yg kecil,  jd asi awal gak selalu banyak,  warnanya bening,  kdng gak kelihatan keluarnya,,, tp ibu2 harus yakin ASI pasti keluar, selama bayi menyusu.

1⃣3⃣
*pertanyaan*:
Banyak yg menyarankan jika bayi belekan, agar dikasih asi. Apakah benar? Karena bny yg merasakan bisa sembuh

*Jawab*
hehehe,, iya ni banyak yg suka share tipa ini,,
kalau belekan cukup usap dengan handuk + air hangat,,  mata itu sensitif seperti mata kita,  bikin obat mata saja harus memenuhi ketentuan ttg tekanan isotonis suatu cairan,  kalo beda ba bikin mata perih,  jd hati2 meneteskan ASI ke mata bayi,  ksh klo nanti malah perih,

1⃣4⃣
*pertanyaan*
Saya sering mendengar, ada ibu yg akhirnya memutuskan memberikan sufor krn katanya asinya ga keluar bny. Katanya juga, udah segala cara dilakukan tp anaknya haus terus. Akhirnya dikasih sufor hiks.
Gmn cara ngasih tau orang yg spt itu ya?

*Jawab* :
1. ASI itu mudah diserap,  jadi bayi akan sering lapar,  bukan ASI ibu yang kurang

2. Taunya kurang dr mana?  apakah sudah cek tanda kecukupan ASI nya?

ASI dikatakan cukup jika :
- pipis bayi minimal 6x sehari semalam
- pup 2-4 kali sehari semalam
- berat badan naik minimal 500gr
klo semua terpenuhi,  bunda gak usah khawatir ASI kurang, 

3. Bayi menangis blm tentu lapar,,  mgkn dia hanya butuh pelukan,,  klo bisa ngomong mngkn dia akan bs bilang klo lagi laper. dengan seringnya bayi minta nyusu akan memperbanyak ASI ibu kok,, jd ASI ibu pasti CUKUP untuk bayinya

5 kali nyusu dan tiap menyusu misalnya 100 ml,  maka tubuh ibu akan menghasilkan 500ml, kalo diseling sufor 50 ml,  tubuh ibu cuma menghasilkan asi 450ml,,  seperti itu,,  jd sufor bukan membantu tp malah menurunkan produksi ASI

1⃣5⃣
*Pertanyaan* :
Bagaimana dg penyimpanan ASI yg barengan dg daging yg dikemas. Biasanya ibu muda baru puny freezer barengan penggunaannya dg kulkas rumah tangga. Yg secara mau gk mau bersebelahan.

Brp lama boleh dipakai.
Ada cara khusus untuk proses pencairan/ sterilisasinya kah? ‬

*Jawab* :
klo bs dipisah ya,,  ini kulkas 1 pintu atau 2 pintu? untuk penggunaan ASIP,  setelah beku,  cairkan dulu atau turunin dan simpan di chiller (kulkas biasa)  sampai titik beku hilang,  lalu rendam botol asip di air biasa,  sampe suhu turun,  baru rendam ke air panas,  sampai suhu asi hangat2 kuku,,  asi yg sudah cair tdk boleh di bekukan lagi, harua dihabiskan

1⃣6⃣
*pertanyaan* :
Apakah pemakaian kosmetik pada saat hamil itu bisa mempengaruhi adanya asi atau gak?

*Jawab*:
asal bukan kosmetik bermerkuri,, ibu hamil juga butuh perawatan dan tampil cantik kan?

Berarti pemakaian kosmetik non merkuri aman utk ASI.

1⃣8⃣
*Pertanyaan* :
Mb mau tanya, Klo menyusui boleh sambil makan, minum tidak?

*Jawab* :
boleh2 aja,, asal ibu dan anak sama2 nyaman

1⃣9⃣
*pertanyaan* :
cara menyapih yg efektif bgmana ya? Pas anak pertama ikutan cara ibu dikasih pahitan🙈

Anak ke 2 disounding tp lama banget ya sampai usia 2,5 baru lepas. Naah.. anak k3 ini udah 1 bulan sounding msh belum ada perkembangan

2⃣0⃣
*Pertanyaan*:
Utk yg mau menyapih, saat masa peralihan dr asi k sufor, apakah boleh mencampur asi dg sufor? Krn rasa asi dan sufor itu kan beda, sehingga bayi menolak ketika lgsg diberikan sufor..

*Jawab 19 & 20*:
Metode menyapih macam2 ya,,  yg penting anak,  ibu dan ayah sama2 siap,  rela,  ikhlas,, kenapa ayah juga ikut berperan?  karena menyusui itu bukan cuma antara ibu dan anak,  tp komitmen bersama suami dan istri. 

ada yg namanya weaning with love, butuh proses,  gak sebentar bisa berbulan bulan,,  tergantung kesiapan keluarga,,  bisa pake mantra,,  MEMBERI SAJA,  PERCAYA SAJA,,

susui saat dia minta,  jgan menawarkan,  percaya suatu saat dia akan berhenti menyusu,,  kalau yg mau ikut anjuran 2 tahun pas menyapih walau apapun yg terjadi, boleh aja,  asal ttp ajak anak terlibat atau diskusi bahwa saatnya ia menyudahi menyusu.
bayi yg lepas ASI gak wajib sufor ya,, masih banyak makanan bergizi lainnya,,  susu itu bagian dr protein hewani,  bukan super food. bs beri uht plain, rasanya mendekati ASI kalo yg mau nambah protein dr susu.

tingkatan gizi dr yg paling bagus sampe kurang bgs itu . ASI > susu Pasteurisasi > uht > bubuk > susu kntal manis

2⃣1⃣
*Tanya*
aku ada keturunan alergi, dan anakku dua2nya selama asix 6bln, jd ikutan alergi kl aku makan makanan semacam coklat susu seafood dan sejenisnya. dsa suru aku pantang makan itu, tp nenek (mertua) ku blg gausah dipantang takutnya nnt malah jd susah makan ini itu anaknya. aku sih lbh sepakat sm mertuaku biar anakku kebal nnt dan ga akan alergi. pertanyaanku kputusan ku utk ga ngikutin pantangan makanan yg bikin alergi salah ga ya? apakah pengaruhnya utk anakku nnt ? apakah kl aku ga mantang alerginya akan trs kambuh?

*Jawab*
bayi di bawah 1 thn memang rentan alergi,  lebih baik pantang,  klo memang alerginya parah,  coba lagi nanti usia 1 th,  nanti saat dia udah makan masakan keluarga juga boleh di kenalkan,  ada beberapa alergi yg hilang saat anak bertambah umur,  ada juga yg msh,,  klo masih terlalu kecil kasihan dia,  blm bs ngeluh dan ngomong hehehe,,

T : Berarti kalau kita pantang makanan tertentu, belum tentu anaknya gak doyan makanan yang sama ya mba? Kan katanya rasa asi itu sesuai makanan yang ibu makan. Eh bener ga ya? 😄

J : iyaa,,  belum tentuu,,  ada yg alergi coklat,,  sejak bayi merah,,  sampe skrg usia 3 th,,  ibunya dulu pantang, anaknya ttp suka kok,, walau abis itu gtal2
rasa asi spt rasa makanan ibu ya? blm. pernah icip,,  hihi tp klo anakku bilang rasa asi ibu kayak rasa uht plain,, prinsipnya mgkn sama seperti obat,,  ada yg masuk ke asi ada yg tidak,  tergantung kelarutan zat makanan,dan yg di ambil utk bikin ASI adalah zat yg terbaik

2⃣2⃣
*Tanya*
Jika ibu bekerja, perlukan dikenalkan ke bayi mimi asi pake dot supaya ga repot nantinya. Misalnya sebulan sebelum cuti habis maka saya kenalkan bayi saya dg minum asi dr dot.

*Jawab*
penggunaan dot masih jd pro dan kontra,,  tp byk kontranya sih,,  hehehe,,  soalnya bs bikin bayi bingung puting,  alias gak bs nyusu langsung ke payudara ibu.  mekanisme menyusu di dot dengan payudara beda sekali,  klo udah keenakan pake dot,  bayi jd malas menyusu di payudara.  msh ada media lain kok,  spt sendok,  pipet,  atau gelas. ajarin pengasuhnya utk pakai media itu. ngajarinnya bs kpn aja selama ibu blm bekerja,  tp dengan catatan,  latihan pemberian asi dengan media lain dilakukan oleh pengasuh,  bukan ibu.  krn klo udah kecium bau ibu dan gentongnya,  bayi lebih milih ibunya, jd sementara ibunya ngumpet dulu,,  he

2⃣3⃣
*Tanya*
Kehamilan aq yg kedua ini, aq jarang sekali makan sayur mayur, tp buah msh bs di konsumsi...Ntah knp kehamilan kedua ini suka nya ikan daging dan sambel, tnp itu ngga bs masuk nasi. .Dulu yg syakira apa aja di makan (alias doyan makan), .Naah sangat kah mempengaruhi pola makan tnp sayur mayur untuk persiapan ASI ketika bayi lahir??ada kah tips pola makan bumil untuk ASI buat persiapan nnti ketika bayi lahir. . ??

*Jawab*
makanan ibu menyusui gak hanya sayur yaa hehe,,  yg paling penting gizi seimbang,  banyak minum biar kondisi ibu fit. banyak makan sayur klo gak pernah di susui juga gak akan memperbanyak ASI. Ibu hanya butuh rileks,  mind set positive,  gak stress,  gak kecapekan,  gak banyak pikiran,,  insyaAlloh ASI lancar,,
makan makanan favorit ibu juga ba bikin asi banyak. asal ibu senang alias happy. biasanya yg bikin happy  shopping ya. ibu happy berhubungan sama hormon oksitosin yg memperlancar ASI. jd menyusui kudu hepi yaa.

Menyusui yang tampaknya mudah ternyata banyak tantangannya ya.. sebenernya bayi udah dibekali insting untuk menyusu pada ibunya,  sedangkan orang tua dibekali kemampuan untuk belajar bagaimana cara menyusui.
Menyusui dengan keras kepala,  menyusui dengan bahagia,,

2⃣4⃣
*Tanya* :
Bagaimana dengan ASI yg tidak kental atau encer untuk bayi. Dan supaya ASI kental itu makan apa ya. Satu lagi, ibu menyusui boleh mengkonsumsi kopi nggak?

*Jawab*:
ASI ada 2 macam yaitu *Fore milk* dan *hind milk*,,
Fore milk itu agak encer,  isinya kebanyakan air,  mineral,  vitamin,  biasanya muncul di awal sesi menyusui,  apalagi siang hari yg panas,  macam kita minum air putih aja
Hind milk atau asi akhir, agak kental,  warnanya putih kekuningan,  isinya lebih banyak lemak,  protein,  dan vitamin larut lemak, biasanya ada di akhir sesi menyusui
Dua2nya sama2 bagus,  dan dua2nya di butuhkan oleh bayi.
Kopi, boleh asal ga terlalu banyak,  ada bayi2 yg sensitif sekali dengan cafein,  cafein biasa ada di teh atau kopi.

Rabu, 02 Januari 2019

Link Perkembangan Anak

Link Milestone Perkembangan Anak

1) milestone:
* http://indonesiamontessori.com/tumbuh-kembang-milestones-anak-usia-0-5-tahun/
* https://www.google.co.id/amp/s/id.theasianparent.com/tabel-milestone-bayi-0-12-bulan/amp/
* http://www.who.int/childgrowth/standards/motor_milestones/en/
* http://zerotothree.org
* https://www.babycenter.com/baby-milestones

2) KPSP: https://tumbuhkembang.info/alat/kuesioner-pra-skrining-perkembangan-kpsp/

3) merangkak:
* https://www.babycenter.com/404_is-it-normal-that-my-baby-isnt-crawling_6857.bc
*video: https://www.babycenter.com/0_baby-milestone-crawling_6501.bc

4) duduk tanpa bantuan:
* https://www.babycentre.co.uk/a6505/developmental-milestones-sitting#section5
* https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/milestones-9mo.html

5) KPSP:
https://tumbuhkembang.info/alat/kuesioner-pra-skrining-perkembangan-kpsp/comment-page-1/#comments

Kejang demam pada Anak

Resume  KULWAP

*kenali kejang demam anak dan penanganannya*

Bersama: dr. Andika eka  herlina. Sp. P. A, M. Biomed

*Biodata Narasumber*
Nama lengkap : Andika Eka Herlina
Panggilan : Dika
Pendidikan : Magister Biomedik dan Dokter Spesialis Patologi Anatomi
Aktivitas : ibu rumah tangga & mengelola bisnis toko buku online
Status : menikah
Anak :
1. Hiraka A.M (4y11m)
2. Akira A.F (2y8m)

*****
📝moderator: Ayu Umma Umar
📝Notulensi: Erin Bunda Shofiyah
⏳Jum'at 27 Januari 2017
🏡 *Grup WA ABA (Arisan Buku Anak)*
⏲Pukul 11:00 - 14:00 wib
=======================

Materi:
*Kenali Kejang Deman Dan Penanganannya*

_Oleh dr. Andika Eka Herlina, Sp.P.A, M. Biomed._

Kejang demam ialah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal di atas 38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium (di luar dari tempurung kepala).

Kejang demam terjadi pada 2-4% anak berumur 6 bulan – 5 tahun.  Bila anak berumur kurang dari 6 bulan atau lebih dari 5 tahun mengalami kejang didahului demam, pikirkan kemungkinan lain misalnya infeksi susunan saraf pusat, atau epilepsi yang kebetulan terjadi bersama demam.  
Obat yang praktis dan dapat diberikan oleh orang tua atau di rumah adalah diazepam rektal (contoh: Stesolid® Rektal). Dosis
diazepam rektal 5 mg untuk anak dengan berat badan kurang dari 10 kg dan 10 mg untuk berat badan lebih dari 10 kg. Atau 5 mg untuk anak dibawah usia 3 tahun atau dosis 7,5 mg untuk anak di atas usia 3 tahun.

Garis besar tentang kejang demam sudah saya berikan kemaren dan pastinya sudah dibaca oleh semua peserta
Bagi ibu baru, atau ibu yang belum pernah mengalami, atau ibu yang baru saja mengalami, kejang demam mungkin merupakan salah satu keluhan yang paling jadi momok

Namun sebenarnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai fenomena klinis ini selama kita semua tahu ilmu-nya

Yang penting adalah para ibu teredukasi dengan benar tentang apa itu kejang demam, apa yang harus dilakukan, bagaimana penanganannya di rumah (sebelum dibawa ke RS), dan kapan ibu harus khawatir.

🎁 pertanyaan dan jawaban

1⃣ *A. Apakah pemberian kopi pada bayi dapat membantu mencegah kejang demam?*

Pemberian kopi pada bayi *tidak terbukti secara klinis* dapat membantu mencegah kejang demam. Bahkan, saat anak kejang, *tidak boleh* memberikan apapun ke dalam mulut bayi, agar tidak terjadi penyumbatan pada jalan nafas yang justru akan memperburuk keadaan. ✅

*B. apa pertolongan pertama pada bayi saat kejang?*

Bila melihat anak kejang, usahakan untuk tetap tenang dan lakukan hal-hal berikut:

1. Letakkan anak di tempat yang aman, jauhkan dari benda-benda berbahaya seperti listrik dan pecah-belah.
2. Baringkan anak dalam posisi miring agar makanan, minuman, muntahan, atau benda lain yang ada dalam mulut akan keluar sehingga anak terhindar dari bahaya tersedak.
3. Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Memasukkan sendok, kayu, jari orangtua, atau benda lainnya ke dalam mulut, atau memberi minum anak yang sedang kejang, berisiko menyebabkan sumbatan jalan napas apabila luka
4. Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena dapat menyebabkan patah tulang.
5. Amati apa yang terjadi saat anak kejang, karena ini dapat menjadi informasi berharga bagi dokter. Tunggu sampai kejang berhenti, kemudian bawa anak ke unit gawat darurat terdekat.
6. Kejang demam sederhana, tidak boleh terjadi lebih dari 15 menit. 15 menit itu lama sekali lho... 5 menit saja lamaaaaa untuk anak yang mengalami kejang. Sesegera mungkin, jika anak kejang, berikan obat pemutus kejang, dan turunkan suhu tubuhnya (bila dia demam). ✅
🌈Rara

2⃣ *A. Pertanyaan : apa ciri2 klo anak mengalami kejang? Berapa lama biasanya kejang berlangsung hingga kembali normal?*

Bentuk kejang umum yang sering dijumpai adalah:
• mata mendelik atau terkadang berkedip-kedip,
• kedua tangan dan kaki kaku, terkadang diikuti kelojotan,
• saat kejang anak tidak sadar, tidak memberi respons apabila dipanggil atau diperintah
• Setelah kejang anak sadar kembali
• Umumnya akan berhenti sendiri dalam waktu kurang dari 5 menit dan tidak berulang lebih dari satu kali dalam 24 jam

*B. Pernah baca klo kejang itu fktor genetik ya dok?apa kejang itu sllu dtg tiap anak demam tinggi?*

Tidak diketahui secara pasti mengapa demam dapat menyebabkan kejang pada satu anak dan tidak pada anak lainnya, namun diduga ada faktor genetik yang berperan.

Setiap anak juga memiliki suhu ambang kejang yang berbeda: ada yang kejang pada suhu 38 derajat Celsius, ada pula yang baru mengalami kejang pada suhu 40 derajat Celsius.

Kejang tidak selalu datang bila demam tinggi, kejang bisa datang tanpa demam (tapi ini namanya *bukan* kejang demam). Justru saat muncul kejang tanpa demam, orangtua harus lebih waspada dan patut khawatir.

*C. Klo dr genetik ga ada.apa bs anak mengalami kejang? Dan seberapa bahaya kejang itu*

Bisa mbak Icha, walaupun secara genetik ke atas (generasi sebelumnya) tidak ada riwayat kejang demam, tetap bisa muncul. Karena penyebabnya tidak utama genetik, tapi genetik ikut berperan. Maksudnya, kalau genetik ada riwayat kejang demam, kemungkinan muncul pada generasi berikutnya itu semakin besar.

Kejang yang berbahaya adalah kejang yang berlangsung >15 menit, dan berulang dalam 1x24 jam. Analoginya, bayangkan saja otak kita disetrum >15 menit dan lebih dari 1 kali dalam 24 jam. Pastinya akan menimbulkan kerusakan pada serabut saraf di otak.✅
🌈Icha

3⃣ *A. Mau konfirmasi, apakah benar ketika kejang / step panas syaraf2 di otak ada yg putus?
Kalau benar, syaraf dengan jalur mana?*

*Benar, apabila proses kejangnya berlangsung cukup lama (>15 menit) dan berulang lebih dari 1x dalam 24 jam. Analoginya seperti yang saya sampaikan pada jawaban pertanyaan mbak Icha sebelumnya. Tapi mungkin bahasanya yang lebih tepat bukan *putus*, melainkan sel saraf-nya ada yang rusak/mati. Karena sel saraf satu dengan yang lainnya tidak bersambungan seperti layaknya ada kabel di antara mereka 😊

Antar sel saraf itu sifat sambungannya *_wireless_*.
Bayangkan misalnya seperti rumah dalam satu komplek, satu rumah = satu sel saraf. Rumahnya berdempetan semua. Tapi ada beberapa rumah yang tiba-tiba dihancurkan (sel saraf ada yang rusak), maka itu akan membuat jarak antara rumah satu dan lainnya jadi jauh, tapi tetap bisa berkomunikasi. (kalau masih bingung, nanti boleh ditanggapi ya).

*B. Apakah syaraf2 tsb bisa 'disambung' lagi? Gimana caranya?
Dan di umur serta dlm kurun waktu berapa lama*

Sayangnya, sel saraf adalah termasuk salah satu sel di dalam tubuh manusia yang tidak bisa diperbaharui. Sekali rusak, rusak selamanya. Tidak akan memperbaiki diri, tidak bisa diperbaiki, dan juga tidak bisa digantikan.

Yang bisa dilakukan hanyalah terus menstimulasi/merangsang agar antar sel saraf tetap bisa berkomunikasi dengan baik, walau jarak antar sel jadi lebih jauh (karena temannya ada yang rusak).✅

C. *Berarti masih tetap bisa distimulasi ya dok? Kl udah dewasa masih bs ya dok?  Ini kasusnya adik saya soalnya, pas kecil, ada 4 kali step?*

Stimulasi saraf idealnya saat otak sedang dalam masa perkembangan (baca: anak-anak)

Kalau sudah dewasa, sulit (bukan berarti tidak mungkin). Lebih sulit, usaha yang dilakukan lebih keras.

Sekali lagi, bukan jumlahnya yang jadi patokan, tapi setiap kejang itu berapa lama. Kalau hanya kejang demam sederhana (kejadian kejangnya < 15 menit, hanya 1 kali dalam kurun waktu 24 jam), itu bukanlah masalah yang perlu dikhawatirkan.✅
🌈Respati

4⃣ *Apakah setiap anak Akan mengalami demam disertai kejang?*

Tidak setiap anak akan mengalami demam disertai kejang. 😊✅
🌈Rizqa-tangerang-anak 8m

5⃣ *apakah kejang pada demam mempengaruhi kecerdasan otak ketika nanti dewasa*

Tidak/belum ada penelitian terstandar yang berhasil membuktikan kecurigaan ini. Jadi, orangtua tidak perlu khawatir. 😊✅🌈 Obi

6⃣ *A. Apakah ada efek samping dari seringnya pemberian obat demam yg melalui anus?*

Pemberian obat demam? In syaa Allah tidak ada efek samping, selama obat demam yang digunakan adalah Paracetamol.

*B. Apabila kejang anak mencapai 3x setahun apakah perlu dilakukan EEG?*

Patokannya bukan berapa kali muncul dalam setahun. Namun, kejang seperti apa yang muncul dalam 1 kali episode kejang. EEG diperlukan (menjadi indikasi) apabila anak mengalami kejang demam kompleks (baik dalam rentang usia kejang demam maupun di luar rentang usia itu).

Apa itu kejang demam kompleks?
Kejang demam dengan salah satu ciri berikut ini:
1. Kejang lama > 15 menit
2. Kejang fokal (satu tempat) atau parsial (sebagian tubuh) satu sisi, atau kejang umum didahului kejang parsial
3. Berulang atau lebih dari 1 kali dalam 24 jam

*C. Faktor apa saja yg dpt mempengaruhi hasil EEG? apakah perbedaan alat EEG bisa saja mempengaruhi hasil rekam otak anak?*

Faktor yang dapat mempengaruhi hasil EEG:
- anak yang belum bisa diajak kerjasama (banyak gerak saat proses pemeriksaan berlangsung, tidak tenang)
- obat-obatan yang diminum sebelum pemeriksaan (misal: obat tidur, obat penenang)
- rambut yang berminyak, kotor, atau memakai hairspray (untuk dewasa)
- tidak sadar karena obat-obatan atau kondisi hipotermia (kedinginan ekstrim)

Perbedaan alat EEG tidak mempengaruhi hasil EEG. Faktor-faktor yang saya sebutkan di atas tadi yang bisa mempengaruhi hasilnya.

EEG =  Rekam Gelombang Saraf Otak, tepatnya. Electro Encephalo Graphy ✅

7⃣ *Jika bayi Mengalami demam diatas 38˚C agar tidak terjadi kejang bagaimana penanganan nya?*

Berikan obat penurun panas (Paracetamol) sesuai dosis, pantau terus setiap 4-6 jam, pastikan suhu tubuh anak turun, sambil dikompres air hangat di dahi, leher, ketiak dan selangkangan.

Namun perlu dipahami bahwa, pemberian paracetamol *bukan mencegah* terjadinya kejang demam, tapi *memperkecil resiko* munculnya kejang demam. Karena jika suhu tubuh anak mulai turun ke batas normal, kemungkinan terjadinya kejang demam jadi lebih kecil.✅
🌈Tri A

8⃣ *A. Ketika pada rentang usia 6 bulan - 5 tahun sering mengalami kejang demam yg berulang, apa bisa menyebabkan penyakit epilepsi seumur hidupnya bu dokter?*

Bisa, jika setiap kejadian kejang demamnya memenuhi kriteria faktor resiko terjadinya epilepsi.

Faktor risiko menjadi epilepsi adalah :
1. Kelainan neurologis atau perkembangan yang jelas sebelum kejang demam pertama.
2. Kejang demam kompleks
3. Riwayat epilepsi pada orang tua atau saudara kandung

*B. Selain kematian, apa saja sebenarnya efek paling ditakutkan pada penderita KD?*

Kematian karena kejang demam belum pernah dilaporkan (ini berdasarkan laporan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia). Kalaupun pernah mendengar, kematiannya bukan dikarenakan oleh kejang demamnya, melainkan penanganan pertama yang salah. Misalnya: memberi makanan/minuman tertentu saat anak kejang, atau memasukkan sesuatu ke dalam mulut anak saat dia kejang ---> hal ini menyebabkan jalan napas anak tersumbat dan berakibat pada kematian.

Efek lain yang dikhawatirkan adalah terganggunya fungsi saraf, baik itu muncul sebagai epilepsi, kemunduran fungsi otak, dsb. Namun kembali lagi, kelainan ini biasanya terjadi pada kasus dengan *kejang lama* atau *kejang berulang baik umum atau fokal*.✅

_Tanggapan penanya:_
*Utk yg kedua, saya pernah lihat bayi usia blm 1 tahun yg mengalami kejang sampai meninggal di IGD. Memang kejangnya lama mb, kata suster sampai setengah jam blm berhenti. Jadi kalau durasinya lama seperti ini memang bahaya kah mb?*

Kasus seperti ini, kesalahan bisa dibilang pada penanganan awal. Kita tidak tahu apa yang terjadi sejak anak pertama kali kejang sampai dia tiba di rumah sakit. Dibiarkan saja kah? Orangtuanya yang tidak paham kalau anak sedang kejang kah sehingga delay sampai 30 menit kejangnya tidak segera diputus? Atau tidak ada yang menolong orangtua ini untuk segera membawa ke RS? atau banyak faktor lainnya.

Saran saya, sediakan selalu obat pemutus kejang (diazepam rektal, salah satu merk dagang yang terkenal adalah Stesolid), simpan di lemari es. Beritahu semua orang di rumah, bahwa itu obat pemutus kejang. Sediakan 1x dosis pemberian saja. Perhatikan, bila lama tidak digunakan dan expired, buang. Belilah yang baru, simpan lagi utnuk jaga-jaga. Mubazir? tidak, makanya cukup sedia 1x dosis pemberian saja... itu adalah ikhtiar kita, jika sewaktu2 dibutuhkan, obatnya ada.

Kejang demam sederhana, tidak boleh terjadi lebih dari 15 menit. 15 menit itu lama sekali lho... 5 menit saja lamaaaaa untuk anak yang mengalami kejang. Sesegera mungkin, jika anak kejang, berikan obat pemutus kejang, dan turunkan suhu tubuhnya (bila dia demam). ✅
🌈tiara

9⃣Anak saya mengalami demam tinggi dan kemudian kejang saat usia 3y dan berulang di 3y3m. diagnosa pertama dan kedua semua karena diare, karena dia memang bukan sekedar demam tp ada muntah dan mencret juga. saya ibunya pernah mengalami demam kejang juga saat usia 7w

pertanyaan saya: *sekarang usianya baru 6y5m, semenjak habis kejang itu atau ga tau apa kebetulan, dia setiap demam selalu tidur terkejut, dan itu selalu membuat saya trauma. apakah kejang itu ada potensi terulang kembali di usia nya yg sudah 6th ke atas? apakah krn dia pernah kejang itu sehingga dia sering demam bahkan bisa dihitung 2 bulan sekali.*

Terima kasih untuk pertanyaannya mbak Atika...
Diagnosis kejang demam hanya ditegakkan bila terjadi pada rentang usia 6 bulan - 5 tahun. Di luar rentang itu, diagnosisnya sudah bukan kejang demam lagi. Riwayat pernah kejang demam di usia 3 tahun, tidak mempengaruhi kualitas tidurnya di saat demam (sering terkejut), kemungkinan karena proses demam-nya itu sendiri. Bisa jadi ambang demamnya rendah, begitu panas sedikit saja, badannya mulai bereaksi. Sebaiknya, setiap kali anak demam (suhunya mulai mendekati 38 derajat celcius) berikan obat penurun demam. Jangan dibiarkan, atau ditunggu dengan asumsi "nanti juga turun sendiri" 😊

Potensi berulang kejang di usia >6 tahun tidak bisa diprediksi (tidak ada yang tahu apakah kejangnya akan berulang atau tidak), tapi yang jelas sudah bukan kejang demam lagi.

Bukan karena punya riwayat kejang demam juga sekiranya si kakak jadi sering demam sekarang. Lebih disebabkan mungkin karena daya tahan tubuh dan ambang demamnya tergolong rendah. ✅
🌈Atika

1⃣0⃣ *A. Apakah benar anak laki-laki lbh rentan kena demam kejang drpd anak perempuan?Alasannya?*

Berdasarkan penelitian, belum ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian kejang demam. Namun pada faktanya, dari beberapa penelitian yang dilakukan, anak laki-laki jumlahnya hampir 50% lebih banyak daripada anak perempuan. Alasannya apa, belum diketahui. Bahkan cara pewarisan genetiknya pun sampai saat ini belum diketahui.

*B. Pada kasus KD anakqu kurleb ½th lalu, dia mengalami KD berulang dlm bbrp hr bahkan ada dlm hr² tsb yg kejangnya itu lbh dr 1x dlm 24 jam. Bgm qt bisa mengetahui efek dr KD tsb? Atw pd usia brp mgkn efek tsb dpt terlihat? Apa yg hrs kami sbg ortu lakukan?*

Berarti ada beberapa kejadian kejang yang masuk dalam kategori kejang demam kompleks ya (kejang berulang). Efek yang muncul dari kejang demam kompleks tidak bisa diprediksi, tapi bisa diamati. Sebaiknya memang dilakukan pengamatan bersama dengan dokter spesialis anak konsultan neurologi. Yang bisa dilakukan oleh orangtua adalah tetap menstimulasi/merangsang sel sarafnya berkembang dengan baik, bisa dengan mengajaknya berkomunikasi intens, membacakan buku, aktifitas fisik bersama orangtua, dan kegiatan apapun yang membuat anak happy dan saraf-nya bekerja.

Alhamdulillah saat ini aku perhatikan tumbang anakku bagus, hny saja tdk bs dibohongi bhw msh ada kekhawatiran&trauma akibat kejadian tsb. Aplgi KD saat itu trjdi nya berulang² di masa sakitnya saat itu.✅

_Tanggapan penanya:_

*Terima kasih mb Dika atas jawabannya, tp kira-kura apakah ada efek dr KD yg baru bisa terlihat saat anak beranjak besar atau dewasa?*

Sejauh yang dilaporkan dalam jurnal ilmiah, tidak ada 😊✅
🌈Asti

1⃣ 1⃣ *Anak saya kejang bukan berulang dalam 1x24 jam. Tapi kejang apabila demam tinggi. Demam nya misal krn disertai batuk pilek atau radang. 1 tahun lebih dari 3 kali kejang (tp tdk berulang dlm 1x24 jam). Apakah perlu dilakukan EEG? Dan adakah rekomendasi dokter saraf anak yg bagus?*

Kejang demam sederhana belum merupakan indikasi untuk dilakukan EEG. Apalagi anaknya masih usia 2 tahun, dimana belum bisa diajak kerjasama dengan baik saat pemeriksaan EEG dilakukan, dimana hal ini akan mempengaruhi hasil rekam EEG.

Mengingat riwayat seperti ini, saran saya, selalu sedia paracetamol (baik dalam bentuk sirup maupun rektal) dan obat pemutus kejang rektal. Jangan pernah biarkan demamnya meninggi, 37,5 derajat saja sudah bisa diberikan paracetamol dan kompres hangat, pengawasan penuh untuk suhu badannya. Intinya jangan sampai suhunya naik tinggi >38 derajat. Karena sepertinya anak mbak Ining ambang kejangnya rendah. begitu panasnya meninggi, itu memicu munculnya kejang. Jadi, potong panasnya!

Untuk dokter anak konsultan saraf, saya tidak punya rekomendasi untuk wilayah jabodetabek. Pilihlah dokter yang mudah dihubungi dan komunikatif. Agar orangtua mendapatkan info yang jelas, dan bila dibutuhkan, beliau ada.✅
🌈-Ining, Tangerang, Anak usia 2thn 7 bulan-

1⃣2⃣ *A. Obat-obatan yg harus di berikan untuk anak ketika kejang tergolong dosis tinggi, apakah pemberiannya tidak membahayakan mengingat salah satu diantaranya adalah obat penenang?*

Selama diberikan dalam rentang dosis anjuran, tidak membahayakan. Dosis diazepam rektal adalah 0,5-0,75 mg/kg atau diazepam rektal 5 mg untuk anak dengan berat badan kurang dari 10 kg dan 10 mg untuk berat badan lebih dari 10 kg. Atau diazepam rektal dengan dosis 5 mg untuk anak dibawah usia 3 tahun atau dosis 7,5 mg untuk anak di atas usia 3 tahun.

*B. Bagaimanakah saran dokter, untuk menghilangkan (minimal mengurangi) rasa trauma di hati orangtua yg anaknya pernah kejang?*

Trauma psikis sulit untuk dihilangkan, apalagi bagi seorang ibu. 😊
Karena saya pun pernah mengalami (bukan kasus KD tapi). Yang bisa dilakukan adalah berhenti menyalahkan diri sendiri. Semua terjadi atas kehendak Allah SWT. Ada hikmah di setiap kejadian. Bisa jadi itu cara Allah membangunkan kita dari tidur panjang. Menjadikan kita lebih waspada, menjadikan kita jadi lebih giat belajar demi anak-anak. Menjadikan kita ibu yang lebih baik. 😊✅
🌈Widi

*****
Kesimpulan :

Kejang demam tidak perlu ditakuti, tapi perlu dipelajari.
Karena hasil penelitian menunjukkan, mayoritas pasien kejang demam, orangtuanya minim sekali pengetahuan tentang ini.

Kenali pengertiannya, tanda-tandanya, apa yang harus dilakukan, dan obat apa sebagai P3K-nya.

Karena kemampuan otak kita dalam memanggil memori di saat genting sangatlah terbatas, maka sebaiknya *tulis poin penting kejang demam*, tempelkan di tembok dekat tempat tidur anak dan orangtua. Sehingga jika dibutuhkan, sudah ada panduannya yang bisa kapanpun dibaca. Serta cantumkan nomor kontak darurat yang bisa dihubungi di kertas tersebut.

Semoga apa yang kita diskusikan hari ini bermanfaat, mohon doanya, dan mohon maaf bila ada yang kurang berkenan.

Wassalamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.
Salam sayang dari saya untuk semua ibu hebat di sini 😘